Sinetron ini dengan cepat diterima oleh masyarakat karena umumnya menggambarkan kehidupan sehari-hari di masyarakat. Pesan yang diungkapkan dalam sinetron ini adalah realitas moral atau pesan etika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pesan-pesan moral yang terkandung dalam tujuh tayangan Sinetron Preman Pensiun pada periode tanggal 02-19 Desember 2022. Sinetron ini mengisahkan tentang kehidupan para preman yang telah pensiun di sebuah terminal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis data deskriptif menggunakan metode semiotika Charles Sanders Peirce. Peneliti melakukan pengamatan dan pemilihan dialog serta gambar yang secara menyeluruh terkait dengan simbol-simbol moral. Dialog-dialog tersebut ditranskrip secara langsung dan disajikan dalam bentuk tabel dengan tiga komponen utama, yaitu tanda, objek, dan makna. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan pesan moral di antaranya sebagai berikut: pesan moral pribadi: sopan santun, ramah tamah, sikap peduli, tolong menolong, suka berbagi, dan mengucapkan terimakasih; pesan moral keluarga: berprasangka baik terhadap orangtua dan memiliki sikap membantu terhadap sesama, moral bermasyarakat: membantu dan tolong-menolong, memiliki etika, menjaga kelestarian lingkungan dan saling menghargai; dan pesan moral beragama: bersilaturrahmi, rukun damai, tidak pendendam, selalu ingat Allah, bersyukur kepada Allah SWT, husnuzan, dan saling memaafkan.