Indonesia beriklim tropis memiliki pola hujan tak menentu. Hujan adalah hasil dari sebuah proses endapan di udara yang berbentuk cairan. Terbentuknya hujan terjadi saat titik-titik air jatuh di bumi secara bersamaan. Intensitas curah hujan adalah faktor yang dapat memberi pengaruh terhadap kondisi lingkungan wilayah tersebut. Intensitas curah hujan dapat diartikan sebagai sejumlah curah hujan yang telah terkonsentrasi dan berlangsung di periode waktu tertentu, dinyatakan dengan tinggi hujan atau volume hujan ditiap satuan waktunya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kinerja dan akurasi alat rainfall simulator apakah baik digunakan dalam penelitian tersebut, mengetahui pengaruh kenaikan sudut cakram dan tekan terhadap intensitas curah hujan, dan mengetahui klasifikasi intensitas curah hujan dengan menggunakan alat Rainfall Simulator. Hasil penelitian didapatkan nilai keseragaman untuk setiap bukaan sudut adalah lebih besar dari 70% sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja alat Rainfall Simulator termasuk kedalam keadaan baik sehingga bisa dipergunakan saat penelitian. Setiap kenaikan celah sudut didapatkan hasil butiran hujan yang semakin sedikit karena besarnya celah sudut dapat mempengaruhi diameter air hujan. Hasil klasifikasi yang didapatkan untuk setiap sudut 10˚, 15˚ dan 20˚ adalah sangat lebat. Jadi untuk setiap kenaikan sudut didapatkan hasil intensitas curah hujan berurut yang semakin besar.