Studi Perencanaan Lapisan Permukaan Jalan Jenis Beton AC-WC menggunakan bahan tambah dari limbah palstik jenis PET. Kekuatan perkerasan maupun tingkat kelenturan jalan sering mengalami kerusakan. Hal ini disebabkan oleh daya kuat dan awet dari lapisan aus maupun bahan ikat konstruksi selama ini tergolong rendah sehingga sifat keras jalan menjadi mudah rusak. Karena ketidak mampuan lapisan menahan beban tarik dari kendaran maka sering terjadi kerusakan dan retakan pada lapisan jalan. Guna mengurangi terjadinya retak maka dibutuhkan tambahan bahan sebagai penguat lapisan beton aspal. Polyetyelene Terephalate (PET) pada limbah botol plastik minuman dapat meningkatkan kekuatan pada campuran..Metode penelitian yang digunakan untuk pengujian menggunkan metode Marshall test dan uji kuat tarik tidak langsung. Penelitian ini menggunakan 5,7 % KAO pada kadar plastik dengan variasi 0%,2%,3%,dan 4% dari keseluruhan berat aspal dengan ukuran panjang plastik nya 0,5-0,6 cm. Pengujian karasteristik campuran digunakan alat marshall test dan untuk pengujian Kuat Tarik campuraan digunakan alat ITS.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gutingan botol Plastik PET yang ditambahkan pada campuran terbukti membuat adanya peningkatan kuat tarik atau tegangan pada campuran, sehingga dapat meningkatkan kekuatan atau ketahanan terhadap retakan atau deformasi akibat adanya beban kendaraan. Penambahan kadar plastik yang terbaik, yaitu 4% dengan ukuran panjang 0,5 cm. Penelitian membuktikan bahwa bahan tambah yang diambil dari plastik dapat digunakan untuk membuat campuran AC-WC untuk meningkatkan kuat tariknya.