Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potensi Pangan Fungsional Tradisional Lombok: Tinjauan Literatur Gizi, Bioaktivitas, dan Peluang Pengembangan Isnain, Fuad Sauqi; Apriyanditra, Wiwin; Afni, Nur
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 8 No. 1 (2025): Juni: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v8i1.338

Abstract

Lombok Island is home to a rich culinary heritage, with traditional dishes deeply rooted in Sasak culture and potential functional food value. This literature review investigates five iconic Lombok dishes—Ayam Taliwang, Plecing Kangkung, Sate Bulayak, Ares, and Beberuk Terong—focusing on their nutritional profiles, bioactive compounds, and health-related properties. Adopting the PRISMA-ScR approach, this study synthesizes 30 scientific articles published between 2014–2024 and compares findings with the Indonesian Food Composition Table (TKPI). Results reveal the presence of bioactive compounds such as capsaicin, curcumin, allicin, flavonoids, and nasunin, with antioxidant, antidiabetic, immunomodulatory, and cardioprotective effects. The review highlights challenges in food safety (e.g., acrylamide, aflatoxin risks), along with the need for standardized recipes and modern packaging strategies. The paper recommends further scientific validation and sustainable innovation to transform Lombok's traditional cuisine into evidence-based functional food products that strengthen local identity, promote public health, and boost Indonesia’s healthy food industry.
Brem Lombok: Karakterisasi Fermentasi dan Perubahan Mutu Minuman Fermentasi Beras Tradisional Suku Sasak: Brem Lombok: Fermentation Characteristics and Quality Changes of a Traditional Sasak Fermented Glutinous Rice Beverage Isnain, Fuad Sauqi; Apriyanditra, Wiwin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10551

Abstract

Brem Lombok merupakan minuman fermentasi beras ketan (Oryza sativa var. glutinosa) tradisional suku Sasak yang diproduksi tanpa proses distilasi dan terbentuk melalui aktivitas mikroba selama fermentasi. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan sistematis mengacu pada pedoman PRISMA 2020 untuk mengkaji komposisi mikrobiota, aktivitas enzimatis, profil metabolit, serta aspek keamanan pangan Brem Lombok. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses fermentasi melibatkan kapang amilolitik (Aspergillus dan Rhizopus), bakteri (Bacillus spp. dan bakteri asam laktat), serta khamir (Saccharomyces cerevisiae dan khamir non-Saccharomyces). Mikroba tersebut menghidrolisis pati melalui enzim ?-amilase dan glukoamilase menjadi glukosa, yang kemudian difermentasi menjadi etanol, asam organik, dan senyawa volatil yang berperan dalam pembentukan aroma dan cita rasa khas. Kestabilan dan keamanan mikrobiologis produk dipengaruhi oleh penurunan pH dan pembentukan etanol selama fermentasi. Selain itu, fermentasi berpotensi meningkatkan ketersediaan senyawa bioaktif, terutama yang berkaitan dengan perubahan senyawa fenolik. Namun, potensi risiko keamanan pangan tetap perlu diperhatikan, khususnya terkait kemungkinan terbentuknya amina biogenik dan etil karbamat, sehingga diperlukan pengendalian higiene proses dan penggunaan kultur starter yang terkontrol. Kajian ini juga menunjukkan masih terbatasnya data mengenai profil metabolit dinamis serta hubungan antara komposisi kimia dan karakter sensori Brem Lombok. Oleh karena itu, pengembangan ke depan dapat diarahkan pada penerapan Indikasi Geografis (IG), pemanfaatan hasil samping sebagai produk bernilai tambah, serta pengembangan kultur starter lokal terstandar untuk meningkatkan konsistensi mutu, keamanan pangan, dan perlindungan keaslian Brem Lombok sebagai produk fermentasi tradisional.