Abdul Rahman
IAI Diniyyah Pekanbaru

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Riset di Madrasah Aliyah Negeri Kota Pekanbaru Abdul Rahman
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 20 No 1 (2023): Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v20i1.627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahap-tahap pengembangan model, menganalisis bentuk-bentuk pengembangan model, menguji tingkat kevalidan pengembangan model dan mengujii efektifitas pengembangan model pembelajaran PAI berbasis riset. Jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D), model pengembangan dari research and development (R&D) Borg and Gall. Hasil penelitian pengembangan model pembelajaran PAI berbasis riset di Madrasah Aliyah Negeri Kota Pekanbaru, dikembangkan dengan menggunkan model pembelajaran berbasis riset dengan pendekatan pembelajaran discovery learning, cooperatif learning, problem-based learning, problem-solving, aktive learning, dengan sintak, orientasi peserta didik kepada masalah, mengorganisasikan peserta didik, membimbing penyelidikan individu dan kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, menyeleksi hasil jawaban yang terkait dengan materi, siswa dilibatkan secara aktif dalam kegiatan proses pembelajaran, menganalisa & mengevaluasi proses pemecahan masalah. Hal tersebut model pembelajaran PAI berbasis riset di MAN Kota Pekanbaru dinyatakan valid dan ideal sesuai dengan perubahan-perubahan kurikulum yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama Islam. Keampuhan model pembelajaran PAI berbasis riset (a) mengetahui apa yang diajarkan dan bagaimana mengajarkannya. Mereka tidak akan ragu-ragu nantinya ketika mengerjakan skripsi. (b) dididik dalam berpikir kritis, analisis konsep, presentasi, dan argumentasi. (c) dilatih untuk melakukan tugas secara sistematis. d) dilatih untuk melakukan banyak upaya; e) terlatih untuk berinteraksi dengan orang lain, bekerja dalam kelompok, dan membentuk jaringan.