Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU MASYARAKAT DALAM PEMAKAIAN MASKER DI MASA PANDEMI COVID-19 Siti Maulidya Sari
Majalah Kesehatan Pharmamedika Vol 13, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/mkp.v13i1.3435

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan : Dalam upaya mencegah rantai penularan Sars-CoV-2 pada manusia, pemakaian masker terbukti dapat mencegah penyebaran percikan (droplet). Salah satu faktor yang menyumbang kasus positif terbanyak adalah ketidakdisiplinan menggunakan masker. Perilaku penggunaan masker di masyarakat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya karena pengetahuan dan sikap dalam pemakaian masker. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku masyarakat dalam pemakaian masker di masa pandemi COVID-19. Metode : Jenis penelitian kuantitatif analitik bivariat dengan metode pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan mulai tanggal 13-14 Agustus 2020, dengan sampel berjumlah 175 responden. Pemilihan sampel dengan consecutive sampling dengan kriteria inklusi yakni berusia 17-65 tahun, dapat membaca dan menulis, menyetujui informed consent dan mengisi kuesioner dengan lengkap sesuai batasan waktu yang ditentukan. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang disebar melalui google form. Variabel yang akan diteliti adalah ketepatan perilaku pemakaian masker dengan pengetahuan dan sikap masyarakat di masa pandemi COVID-19. Data akan dianalisis menggunakan program SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 23, dengan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan responden yang memiliki pengetahuan baik dalam pemakaian masker sebanyak 160 (91.4%) dan pengetahuan kurang sebanyak 15 (8.6%), sikap baik 155 (88.6%) dan buruk 20 (11.4%), dan perilaku yang baik sebesar 154 (88%) dan buruk sebesar 21 (12%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pemakaian masker, didapatkan masing-masing nilai p = 0.004 dengan OR = 5.697 (95% CI 1.547-20.982) dan p = 0.000 dengan OR = 4.418 (95% CI 2.179-7.896).Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pemakaian masker di masa pandemi COVID-19. 
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Usia Menarche Pada Siswi Kelas 5 dan 6 SD Negeri 09 Kayu Putih dan Siswi Kelas 7 SMP Negeri 77 Jakarta dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Aulia Rahma Putri Andrila; Amelia Kresna; Siti Maulidya Sari; Arsyad Arsyad
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55323

Abstract

Abstrak Menarche adalah menstruasi pertama kali yang terjadi pada seorang perempuan, hal ini menandakan bahwa sudah memasuki tahap terakhir pada pubertas. Salah satu yang dapat mempengaruhi usia menarche adalah aktivitas fisik. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, aktivitas fisik menjadi menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan usia terjadinya menarche pada siswi kelas 5 dan 6 siswi SD Negeri 09 Jakarta dan siswi kelas 7 SMP Negeri 77 Jakarta dan meninjau hasilnya dalam perspektif Islam. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner Physical Activity Quesioner for Children (PAQ-C) sebanyak 97 responden. Uji statistik yang digunakan berupa uji Chi-Square untuk melihat hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dan usia menarche (p-value = 0,000). Siswi dengan aktivitas fisik kurang dan sedang cenderung mengalami menarche lebih dini. Hal ini juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti IMT dan genetik. Melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat menjaga kesehatan tubuh salah satunya untuk dapat memaksimalkan perkembangan fisik secara alami, termasuk menarche yang sejalan dengan ajaran Islam yaitu sebagai bagian dari menjaga Amanah Allah SWT. Kata Kunci: Menarche, aktivitas fisik, Kesehatan, perspektif Islam Abstract Menarche is the first occurrence of menstruation in females, marking the final stage of puberty. One factor that can influence the age of menarche is physical activity. With the rapid advancement of technology, physical activity has declined. This study aims to analyze the relationship between physical activity and the age of menarche among 5th and 6th-grade students of SD Negeri 09 Jakarta and 7th-grade students of SMP Negeri 77 Jakarta, and to review the findings from an Islamic perspective. The research employs a quantitative design with a cross-sectional approach. Data were collected through the Physical Activity Questionnaire for Children (PAQ-C) involving 97 respondents. Statistical analysis was conducted using the Chi-Square test to examine the relationship between the two variables. The results show a significant relationship between physical activity and the age of menarche (p-value = 0.000). Students with low and moderate physical activity levels tend to experience earlier menarche. This may also be influenced by other factors such as BMI and genetics. Engaging in regular physical activity can help maintain overall health, including optimizing natural physical development, such as menarche. This aligns with Islamic teachings, which emphasize preserving health as part of fulfilling the trust (Amanah) given by Allah SWT. Keywords: Menarche, Physical activity, Health, Islamic perspective.