Suratin Suratin
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis, Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Epistemologi Falsifikasi Karl R Popper Desi Erianti; M. Philo Al-Farabi; Selvi Darma Yanti; Sofie Fadma Sari; Suratin Suratin; Sahrul Sori Alum Harahap
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1161

Abstract

Salah satu fungsi akal manusia adalah berpikir secara rasional dan ilmiah. Hal tersebut melahirkan suatu gagasan tentang teori pengetahuan (epistemologi) yang merupakan bagian dari filsafat ilmu dengan berbagai macam aliran dan tokoh tokohnya, yaitu rasionalisme, empirisme, positivisme, dan kritisisme. Melalui tahap tiga dunia yaitu dunia fisik alam, dunia manusia beserta proses psikologinya dan dunia ilmu pengetahuan. Menurut Popper, kebenaran suatu ilmu bukan ditentukan melalui pembenaran (verifikasi), melainkan melalui upaya penyangkalan terhadap proposisi yang dibangun oleh ilmu itu sendiri (falsifikasi). Oleh sebab itu, penulis berupaya menjelaskan bagaimana relevansi antara epistemologi Karl R. Popper dengan teologi dan pemikiran keislaman melalui pendekatan historis-filosofis. Melalui pendekatan ini, penulis menyimpulkan bahwa semua ilmu pengetahuan memiliki kemungkinan untuk difalsifikasi, tidak terkecuali teologi dan pemikiran keislaman.