Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgensi Shalat Malam Untuk Pengendalian Kesehatan Tubuh dan Dakwah Kalangan Remaja Muslim Perspektif Era Globalisasi Amir Abdul Aziz; Unik Hanifah Salsabila; Ikhsannudin Nurhidayah
Jurnal Al-Manar Vol 12 No 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v12i1.343

Abstract

Fenomena dakwah yang dialami oleh komunitas remaja Islam tidak terlepas dari permasalahan yang ada didalamnya, pergaulan bebas, penyimpangan aqidah, minum-minuman khamar, pacaran dan lainnya, mengindikasikan bahwa problematika ini sebagai tantangan dalam menciptakan basis dakwah yang variatif , sehingga mampu memotivasi kalangan remaja muslim dan mengembalikan pada situasi insan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan shalat malam untuk pengendalian kesehatan tubuh dan dakwah dalam pembinaan kalangan remaja muslim, kemudian penulis berusaha mengintegrasikan pemikiran KH. Ahmad Dahlan dengan dikaitkan terhadap cara KH. Dahlan dalam melakukan arah perubahan disuatu daerah. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif kualitatif. Sumber penelitian diambil dari beberapa jurnal terpercaya dan buku-buku mengenai shalat malam, dakwah pendidikan Islam dan pembinaan remaja muslim. Pengumpulan data-data dari latar alami dan memanfaatkan pribadi dari peneliti menjadi instrumen inti. Penelitian ini membahas atau mengupas masalah secara teratur dan mudah dipahami. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan terhadap urgensi shalat malam untuk pengendalian kesehatan tubuh dan dakwah agama Islam serta pembinaan terhadap remaja muslim. Hasil penelitian ini adalah K.H Ahmad Dahlan menyebutkan bahwa pemberian pembelajaran tentang agama tidak hanya secara tekstual saja, tetapi juga kontekstual yang bersifat pembelajaran variatif. Seperti mengerjakan shalat malam untuk pengendalian kesehatan tubuh dan olahraga sebagai obat mengurangi tingkat kejenuhan serta memberikan dampak yang positif baik dalam fisik, mental dan emosional.
Telaah Hadis Tentang Hilangnya Ilmu dan Munculnya Kebodohan (HR. Bukhari No. 80) Sebagai Upaya Revitalisasi Pendidikan Islam Amir Abdul Aziz
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 1 (2025): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v11i1.5794

Abstract

Fenomena yang dialami pendidikan Islam era modern, yakni: problematik moral, digitalisasi dan merajalelanya maksiat dan kebodohan, mengindikasikan persoalan yang akan dialami pendidikan Islam sesuai hadis Rasulullah Saw (HR. Bukhari No. 80). Tujuan penelitian ini membahas hadis Nabi Muhammad Saw yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari No. 80, yang menjelaskan tanda-tanda akhir zaman, seperti hilangnya ilmu dan munculnya kebodohan, serta menghubungkannya dengan pendidikan Islam sebagai upaya revitalisasi intelektual masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk studi literatur (library research), dengan teknik analisis deskriptif teks hadis, telaah kitab, dan situasi terkini dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukan bahwa hilangnya ilmu dan munculnya kebodohan disebabkan sistem pendidikan Islam yang menarik garis batas tegas antara ilmu agama dan ilmu umum, degradasi moral dan lunturnya penghayatan tauhid. Upaya revitalisasi pendidikan Islam bisa dengan menghidupkan kembali keselarasan hadis dengan ilmu umum, menghidupkan etos inovasi, profesional dan dedikasi, menyesuaikan keselarasan nilai-nilai hadis dan kebutuhan pembelajar, serta penghayatan tauhid yang mendalam.