Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kurikulum Pesantren dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Ittihad Poncol Kabupaten Semarang) Martono Martono; Usman Abu Bakar; A. Dardiri Hasyim
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1501

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang merupakan subkultur masyarakat Indonesia. Pondok pesantren atau pesantren adalah lembaga pendidikan Islam tradisional yang orientasi pendidikannya bertujuan untuk memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran Islam (tafaqquh fiddin). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses perumusan tujuan, bahan ajar, metode pembelajaran dan evaluasi hasil belajar serta menganalisis model, konsep dan pengembangan kurikulum Pondok Pesantren Al-Ittihad. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Untuk mengetahui implementasi kurikulum di Pondok Pesantren Al-Ittihad, penelitian ini menggunakan metode penelitian wawancara pengurus, pengurus/pengawas dan santri pondok pesantren, observasi meliputi kegiatan pembelajaran di pondok pesantren, dan studi dokumentasi. Sedangkan validitas data dalam penelitian menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Secara rinci, hasil penelitian membuktikan bahwa; pertama, tujuan kurikulum Pondok Pesantren Al-Ittihad adalah menghasilkan santri yang berakhlak mulia dan berkualitas dalam bidang keilmuan agama Islam; kedua, bahan ajar yang digunakan berpedoman pada kitab kuning dan bahan ajar Alquran; ketiga, metode pembelajaran yang digunakan meliputi metode pembelajaran Al-Qur'an bandongan sorogan dan yanbu'a; keempat, evaluasi hasil belajar dengan menggunakan tes lisan berupa deposit dan munaqosah; kelima, model kurikulum Pondok Pesantren Al-Ittihad merupakan model kurikulum teknologi dan memiliki tipologi pondok pesantren salafiyah.
Relevansi Konsep Pendidikan Akhlak dalam Kitab Ayyuhal Walad dan Serat Wulangreh dengan Pendidikan Saat Ini Tri Agus Santoso; Usman Abu Bakar; A. Dardiri Hasyim
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4787

Abstract

Moral education is the most important part of human life. This study aims to analyze and compare the concept of moral education in the book Ayyuhal Walad by Imam Ghazali and Serat Wulangreh by Paku Buwono IV. This type of research is library research (Library Research). The approach used in this study is a descriptive historical approach. The results of this study are in the Book of Ayyuhal Walad by Imam Ghazali and Serat Wulangreh by Paku Buwono IV, that: a) the sources of moral education are the Koran, al-sunah, ijmak, qiyas, b) The purpose of education morals, namely that knowledge is put into practice, has a good personality and stays away from bad behavior, seeking knowledge with the aim of seeking a formal diploma is inappropriate and inappropriate because it is part of the goals of the world, c) Educational material, namely material for spiritual and inner (heart) education originating from the Shari'a which includes monotheism, tasawuf, ubudiyah and dhauq, which dhauq cannot be achieved except by practicing it, d) Everyone who studies knowledge must have a teacher or murshid. A teacher or student must have good behavior or morals, have good knowledge, riyadhoh and mujahadah. Methods of moral education, namely the method of storytelling.