Nana Sepriyanti
Pascasarjana,(S.3) Pendidikan Islam UIN Imam Bonjol Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Budaya Religius Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik (Studi Multi Situs di SMAN 1 Padang Panjang) Ujang Sayuti; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1712

Abstract

Penelitian ini secara teoretis adalah melanjutkan dan mengembangkan teori Koentjaraningrat tentang wujud kebudayaan yang menyatakan bahwa proses pembudayaan dilakukan melalui tiga tataran yaitu : Pertama, Tataran nilai yang dianut, yakni merumuskan bersama-sama nilainilai karakter yang disepakati dan perlu di implementasikan di sekolah. Kedua, Tataran praktik keseharian, nilai-nilai karakter yang telah disepakati tersebut diwujudkan dalam bentuk sikap dan perilaku berkarakter oleh semua warga madrasah. Ketiga, Tataran simbol-simbol budaya, yaitu mengganti simbol-simbol budaya sekolah yang kurang sejalan dengan nilai-nilai karakter dengan simbol budaya yang religius. Mutu Pendidikan wajib dilengkapi dengan indikator nilai-nilai religius yang terinteralisasi dalam diri peserta didik. Pendidikan lebih banyak didominasi oleh pengembangan peserta didik dari aspek afektif, yang lebih cenderung pada pembentukan sikap atau karakter peserta didik.budaya religius yang efektif merupakan nilai-nilai kepercayaan, dan tindakan sebagai hasil kesepakatan bersama melahirkan komitmen seluruh personel secara konsekuen dan konsisten, karenanya budaya sekolah mempunyai pengaruh besar terhadap proses implementasi pendidikan karakter.
Masalah Penelitian/ Research Problem; Pengertian Dan Sumber Masalah, Pertimbangan, Kriteria Pemilihan Masalah, Perumusan Dan Pembatasan Masalah, Landasan Teori Al Ikhlas; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1880

Abstract

Penelitian research problem; pengertian dan sumber masalah, pertimbangan, kriteria pemilihan masalah, perumusan dan pembatasan masalah, landasan teori ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian research problem; pengertian dan sumber masalah, pertimbangan, kriteria pemilihan masalah, perumusan dan pembatasan masalah merupakan pembelajaran yang berpusat pada sikap keilmuan siswa dalam memutuskan masalah yang dihadapi, sehingga spekulasi atau ide yang ditemukan dapat diterapkan di lapangan. Karakteristik pembelajaran inquiry yakni berpikir kritis, memfasilitasi, fleksibel, berdasarkan metodologi interdisipliner, terbuka, mengatasi masalah, tanggung jawab pribadi, dang pengaturan sendiri. Mampu mendorong siswa untuk berpikir lebih kritis dan tidak membatasi ruang kreatifitas siswa dalam menalar pelajaran. Penerapan metode ini yaitu guru sebagai fasilitator dalam menentukan tema pembelajaran dan siswa berpikir aktif dan kreatif dalam menyelesaikan segala persoalan dalam pembelajaran. Metode ini sangat penting sebagai alternatif untuk mengatasi problem dan proses pembelajaran