Penjualan plastik merupakan industri yang terus berkembang dan memiliki potensi bisnis yang besar. Dalam rangka mengoptimalkan taktik penjualan dan memahami tren pasar, penerapan teknik Data Mining menjadi semakin penting. Satu dari cara yang membuktikan efektifnya pada menganalisis data penjualan adalah algoritma Apriori. Riset ini memiliki tujuan mengaplikasikan metode algoritma Apriori untuk menganalisis data penjualan plastik. Data yang digunakan meliputi pengetahuan penjualan harian yang mencakup dua variabel yaitu jumlah produk dan jumlah penjualan. Algoritma Apriori diterapkan untuk mengidentifikasi pola asosiasi item-item dalam dataset penjualan plastik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toko Defa Jaya Plastik merupakan toko plastik dengan transaksi terbanyak diantaranya adalah mika, sedotan, kantong plastik, styrfoam, plastik, dan cup. Nilai support untuk temuan ini adalah 44%, sementara confidence sebesar 67%. Apabila membeli plastik, nilai support sebesar 44% dan confidence sebesar 67% dengan membeli mika. Bila membeli sedotan, maka nilai support sebesar 33% dan confidence sebesar 100% dengan membeli mika. Andaikan membeli kantung plastik, nilai support sebesar 33% dan confidence sebesar 75% dengan membeli mika. Jika membeli stryfoam, nilai support sebesar 33% dan confidence sebesar 60% dengan membeli plastik. Kalau membeli stryfoam, oleh karena itu membeli cup dengan nilai support 33% dan confidence 60%. Jika membeli cup, akibatnya membeli stryfoam dengan nilai support 33% dan confidence 100%. Selanjutnya penulis memberi saran kepada toko Defa Jaya Plastik untuk dapat selalu memastikan keputusan strategis yang dapat senantiasa memenuhi permintaan pasar khususnya pada produk yang paling laris.