Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERENCANAAN ARSITEKTUR ENTERPRISE SISTEM INFORMASI SEKOLAH MENGGUNAKAN TOGAF ADM Jalaludin Jalaludin; Les Endahti; Denada Fatimah Zahra
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10 No 3 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v10i3.883

Abstract

Perancangan arsitektur enterpise menggunakan metodologi Framework The Open Group Architecture Framwork (TOGAF) Administration Development Method (ADM), mempertimbangkan kepentingan organisasi secara keseluruhan dan tahapan-tahapan dari metodologi tersebut diterjemahkan kedalam aktivitas perancangan arsitektur enterprise. Tahapan perancangan arsitektur enterprise sangatlah penting dan akan berlanjut pada tahapan berikutnya yaitu rencana implementasi. Luaran dari tahapan ini akan menghasilkan sebuah arsitektur enterprise yang pada nantinya bisa dijadikan oleh MTs dan MA Al-Irfan Purwakarta untuk mencapai tujuan yang strategis sesuai dengan visi dan misi sekolah. Perancangan arsitektur enterprise sistem informasi akan menghasilkan empat arsitektur domain yang berbasis pada empat pilar yaitu architekture bisnis, data, aplikasi dan teknologi.
Analisis Sentimen penggunaan Mypertamina untuk Pembelian BBM Bersubsidi mengggunakan Algoritma Naive Bayes Denada Fatimah Zahra
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 14, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v14i1.3098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen penggunaan aplikasi Mypertamina dalam pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menggunakan algoritma Naive Bayes. Penelitian ini melibatkan tahap pre-processing data, seperti full preprocessing dan penghilangan stopword, serta pengujian akurasi dengan variasi pembagian data latih dan data uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan melakukan full preprocessing pada data dan menggunakan 70 persen data latih, model klasifikasi mencapai akurasi sebesar 85%. Penggunaan 80 persen data latih meningkatkan akurasi menjadi 87 persen, sedangkan penggunaan 90 persen data latih menghasilkan akurasi sebesar 89  persen. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak data latih yang digunakan, semakin baik performa model klasifikasi. Penghilangan stopword juga berdampak signifikan terhadap akurasi model. Tanpa penghilangan stopword, akurasi model dengan pembagian data 70 persen, 80 persen, dan 90 persen adalah 80 persen, 82 persen, dan 84 persen secara berturut-turut. Meskipun akurasi lebih rendah dibandingkan dengan full preprocessing, model tetap memberikan prediksi yang cukup baik. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan full preprocessing dengan lebih banyak data latih cenderung menghasilkan kinerja model yang lebih baik. Namun, penghilangan stopword juga memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan akurasi. Oleh karena itu, dalam pengembangan model klasifikasi teks, pre-processing yang komprehensif dan penghilangan stopword yang tepat perlu dipertimbangkan sesuai dengan karakteristik data dan kebutuhan analisis. Dalam pengujian klasifikasi menggunakan metode Naïve Bayes Classifier, pembagian data latih dan data uji juga berpengaruh. Penggunaan 70 persen data latih menghasilkan akurasi 85  persen, sedangkan penggunaan 80  persen dan 90 persen data latih menghasilkan akurasi 87  persen dan 89 persen secara berturut-turut. Semakin banyak data latih yang digunakan, semakin baik performa model klasifikasi Naïve Bayes Classifier. Dalam kesimpulan akhir, proporsi 90% data latih memberikan performa terbaik dalam mengklasifikasikan data uji dengan akurasi tertinggi. Namun, penggunaan data uji yang lebih kecil dapat menyebabkan variasi hasil yang lebih tinggi. Oleh karena itu, metode validasi silang atau pengujian dengan lebih banyak fold dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang performa model klasifikasi.
Evaluasi Kualitas Aplikasi Keuangan UMKM Menggunakan ISO/IEC 25010 Denada Fatimah Zahra
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 9 No. 3 (2025): Volume 9 Nomor 3 Agustus 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v9i3.15072

Abstract

Digitalisasi sistem pencatatan keuangan telah menjadi kebutuhan utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan keuangan. Salah satu aplikasi yang banyak digunakan oleh UMKM di Indonesia adalah BukuWarung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas aplikasi BukuWarung menggunakan standar ISO/IEC 25010, dengan fokus pada aspek product quality. Empat karakteristik utama yang dianalisis adalah functional suitability,usability, reliability, dan maintainability, yang masing-masing diukur melalui 17 subkarakteristik menggunakan instrumen kuesioner berbasis skala Likert. Responden dalam penelitian ini berjumlah 85 pelaku UMKM yang telah menggunakan BukuWarung minimal selama satu bulan. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan valid dan konsisten, dengan nilai Cronbach’s Alpha untuk setiap karakteristik berada di atas 0.85. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa functional suitabilitydan usability memperoleh skor persentase masing-masing sebesar 82.0% dan 81.6%, yang termasuk dalam kategori sangat baik. Sementara itu, reliability dan maintainability masing-masing memperoleh skor 80.0% dan 80.4%, yang tergolong dalam kategori baik. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi BukuWarung telah memenuhi sebagian besar indikator kualitas teknis berdasarkan ISO/IEC 25010 dan layak digunakan sebagai sistem pencatatan keuangan digital untuk UMKM.