Rendi Dian Putra
Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang Jl. Magelang Kopeng Km 7, Tegalrejo, Magelang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Keterdedahan Terhadap Media Informasi Dengan Tingkat Pengetahuan Petani Tentang Pencegahan Penyakit Cacing Pada Ternak Sapi Menggunakan Biji Labu Nurdayati Nurdayati; Rendi Dian Putra; Pramu Pramu
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 2, No 2 (2020): April 2020
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v2i2.285

Abstract

Pengkajian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan petani serta mengetahui hubungan keterdedahan terhadap media informasi dengan tingkat pengetahuan petani. Penentuan sampel sebanyak 30 orang dengan menggunakan metode sampling jenuh di Kelompok Tani Sido Makmur. Variabel yang diamati yaitu tingkat pengetahuan petani dari hasil pretest (sebelum) dan posttest (sesudah) dilakukan penyuluhan. Varibel lainnya meliputi keterdedahan media informasi yaitu intensitas mengikuti penyuluhan, intensitas mengakses internet, intensitas menonton televisi, intensitas mendengarkan radio dan intensitas membaca surat kabar. Pengkajian ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sedangkan metode analisis data menggunakan metode deskriptif dan analisis korelasi rank spearman. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa intensitas petani dalam mengikuti penyuluhan dan mengakses internet berada pada kategori sangat tinggi, intensitas petani dalam menonton televisi dan mendengarkan radio berada pada kategori sedang dan intensitas petani dalam membaca surat kabar berada pada kategori rendah. Nilai rata-rata peningkatan pengetahuan pre-test dan post-test sebesar 16,86% dan 29,46 dari kategori kurang tahu menjadi tahu. Keterdedahan media informasi yang berpengaruh nyata (P<0,5) terhadap tingkat pengetahuan petani adalah intensitas mengikuti penyuluhan sebesar 0,415 dengan signifikansi 0,022 dan intensitas mengakses internet sebesar 0,439 dengan signifikansi 0,015 sedangkan keterdedahan media informasi yang tidak berpengaruh nyata (P>0,5) terhadap tingkat pengetahuan petani adalah intensitas menonton televisi, intensitas mendengarkan radio dan intensitas membaca surat kabar.