Shafiya Haniaturrosyida
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Semarang Cultural and Community Center dengan Pendekatan Transit-Oriented Development Shafiya Haniaturrosyida
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citra suatu bangsa bisa diukur dari seberapa kuat peranan prinsip dan nilai-nilai luhur dari kebudayaan nenek moyangnya di dalam kehidupan masyarakatnya di masa modern ini. Sebagai ibu kota dari Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang memegang peran penting dalam melestarikan keberagaman budayanya. Kota Semarang memiliki keragaman budaya yang masih dipegang teguh dan dilestarikan dalam kehidupan sehari hari masyarakatnya terlihat dari perkembangan aktivitas kan kelompok kebudayaan yang kian bertambah setiap tahunny yang tidak sebanding dengan penambahan jumlah fasilitas umum sebagai wadah kagiatan kebudayaan masyarakat. Seiring dengan berkembangnya masyarakat Kota Semarang, berbagai keragaman lainnya dalam aktivitas tiap indivitu dalam menjalankan kehidupannya juga mulai bermunculan. Keragaman ini diantaranya didasari oleh perkembangan minat masyarakat. Para individu yang mempunyai minat yang sama, akan berkumpul hingga akhirnya membentuk komunitas tersendiri. Komunitas-komunitas yang ada di Kota Semarang juga sangat beragam, mulai dari komunitas yang sifatnya sosial, edukasi, rekreasi, budaya dan sebagainya. Kompleksitas kehidupan masyarakat dewasa ini juga berpengaruh kepada kondisi lalu lintas, terutama pada perkembangan moda transportasi yang digunakan masyarakat. Penggunaan kendaran pribadi mengalami kenaikan pada perkembangan presentase penggunanya, dari 2,5% pada tahun 2020 menjadi 5,7% pada tahun 2021. Kenaikan ini menyebabkan tingginya volume lalu lintas di beberapa ruas jalan utama perkotaan. Dalam RPJPD Kota Semarang disebutkan bahwa target pengembangan tata wilayah yang berkelanjutan meliputi pengembangan sistem transportasi yang efektif dan efisien, serta terwujudnya sistem transportasi yang terintegrasi, dimana diprioritaskannya ketersediaan moda transportasi aman, nyaman, cepat dan pengembangan transportasi massal atau mass rapid transport.