This Author published in this journals
All Journal BAPALA
Fransisca Andriani, Fransisca
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MITOS ALAS KETONGGO SRIGATI (PETILASAN PRABU BRAWIJAYA V) DI DESA BABADAN, KECAMATAN PARON, KABUPATEN NGAWI (KAJIAN STRUKTUR, FUNGSI, NILAI BUDAYA, DAN PENGARUH) ANDRIANI, FRANSISCA
BAPALA Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 edisi Yudisium
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Alas Ketonggo Srigati masih menyimpan karya lisan yang dipercaya oleh warga dan dilisankan secara turun-temurun, serta masih kental dengan mitos-mitos dan tradisi yang dipercaya warga setempat. Sebagai bagian dari sejarah, sastra lisan menyimpan banyak informasi terkait kejadian di masa lampau. Sastra lisan seolah menjadi kebanggaan bahkan identitas masing-masing daerah. Masalah dalam penelitian tentang Mitos Alas Ketonggo Srigati (Petilasan Prabu Brawijaya V) di Desa Babadan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi menganalisis kajian struktur, fungsi, nilai budaya, dan pengaruh. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskripstif kualitatif. Hal ini dikarenakan adanya pertimbangan bahwa data yang dihasilkan berupa data deskriptif yaitu data lisan dan tertulis. Penelitian ini mendeskripsikan makna suatu objek atau kejadian yang menjadi kajian dalam sebuah penelitian. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Struktur yang digunakan dalam penelitian ini adalah struktur Levi-Strauss yang terdapat empat tataran dalam teorinya, yaitu tataran geografis, tataran techno-economy, tataran sosiologis, dan tataran kosmologis.Kajian fungsinya menggunakan teori William R. Bascom yaitu sebagai sebuah bentuk hiburan, sebagai pengesahan pranata-pranata dan lembaga-lembaga kebudayaan, sebagai alat pendidikan anak-anak, dan sebagai pemaksa dan pengawas agar norma-norma masyarakat akan selalu dipatuhi anggota kolektifnya. Nilai budaya dalam penelitian ini menggunakan konsep milik Amir yang dikembangkan oleh Supratno bahwa nilai budaya digolongkan menjadi 3, yakni nilai yang berhubungan dengan kehidupan manusia sebagai makhluk individu, nilai yang berhubungan dengan kehidupan manusia sebagai makhluk sosial, dan nilai yang berhubungan dengan kehidupan manusia sebagai makhluk Tuhan. Pengaruh Mitos Alas Ketonggo Srigati terhadap masyarakat menggunakan konsep milik Supratno, antara lain membentuk watak, kepercayaan, dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci : Mitos, Alas Ketonggo Srigati, Struktur, Fungsi, Nilai Budaya, Pengaruh