Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI BAWANG DI KABUPATEN KENDAL Indah Permatasari
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.20551

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan 70% jumlah penduduknya bekerja di sektor informal. Salah satu pekerja sektor informal di Indonesia adalah petani. Badan Pusat Statistik tahun 2022 memperkirakan hingga saat ini sekitar 40 juta penduduk bekerja sebagai petani. Jawa Tengah merupakan provinsi yang cukup tinggi jumlah pertaniannya, bahkan disebut sebagai lumbung padi kedua di Indonesia setelah Jawa Timur. Banyaknya jumlah petani dan luasnya lahan pertanian, masih belum membuat banyak pihak memperhatikan hak petani seperti hak memperoleh perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kebaruan dalam penelitian ini menganalisis pengaruh edukasi K3 terhadap peningkatan pengetahuan petani bawang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi K3 yang diberikan kepada petani terkait pengetahuan keselamatan dan kesehatan kerja yang merupakan salah satu indikator K3. Sampel penelitian sebanyak 31 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling yaitu memilih responden yang berpartisipasi dalam penelitian. Pertimbangan pemilihan responden juga berdasarkan saran dari stakeholder berpengaruh di lingkungan pertanian kabupaten Kendal. Data diolah menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh nilai Z (-.2714) dengan P-value 0.007 atau kurang dari alpha 0.05 menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan petani setelah diberi edukasi K3. Adapun keefektifan intervensi diukur menggunakan skor N-gain dan menunjukkan pengaruh edukasi yang diberikan cukup efektif untuk meningkatkan pengetahuan sebesar 59.17%. Kesimpulan terdapat peningkatan pengetahuan petani terkait K3 setelah diberi edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).