Alfred Jonathan Susilo
Program Studi Doktor Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS BANGUNAN BERUNDAK DENGAN KETINGGIAN 4, 8, 12, 16, 20, DAN 24 LANTAI PADA TIANG UJUNG Kevin Anderson; Alfred Jonathan Susilo
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i2.21892

Abstract

Different elevation buildings require more careful foundation design than other structures. Because the different elevation buildings have different heights, so the placement of the foundation depths is also different. The load data to be used varies according to the height of the building to be analyzed. Starting from a four-story building to twenty-four floors. Each floor has a height of three meters. The foundation analyzed by using end bearing piles. The soil data is from Central Jakarta. The foundation will be analyzed under the following condition. The foundation will be placed at the same depth which is on end bearing and uses different pile diameters. In this study, the bearing capacity and soil settlement analysis was carried out using end bearing piles on the conditions described before. The result of this research will provide information about bearing capacity and settlement that occurs on different elevation building if the foundation uses an end bearing piles. This research concluded that the end bearing pile foundation can be used in all buildings even though they have different elevations in the building. The results of bearing capacity can support the load of the building and the settlement that occurs is relatively small throughout the building. Abstrak Bangunan berundak memerlukan perancangan fondasi yang lebih teliti daripada struktur lain. Karena bangunan berundak memiliki ketinggian yang berbeda-beda sehingga penempatan kedalaman fondasi juga berbeda-beda. Data beban yang akan digunakan bervariasi sesuai dengan ketinggian bangunan yang akan dianalisis. Mulai dari bangunan empat lantai hingga dua puluh empat lantai. Setiap lantainya memiliki ketinggian sebesar tiga meter. Fondasi yang dianalisa menggunakan fondasi tiang ujung. Data tanah berasal dari Jakarta Pusat. Fondasi akan dianalisis dengan kondisi berikut. Fondasi akan diletakkan pada kedalaman yang sama yaitu di tanah keras dengan dimensi diameter yang berbeda. Dalam penelitian ini dilakukan analisa daya dukung dan penurunan tanah menggunakan tiang ujung untuk mengetahui hasil daya dukung dan penurunan tanah pada kondisi yang telah dijelaskan. Hasil dari penelitian ini memberikan informasi mengenai daya dukung dan penurunan tanah yang terjadi pada bangunan berundak jika fondasi menggunakan fondasi tiang ujung. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa fondasi tiang ujung dapat digunakan pada seluruh bangunan meskipun memiliki perbedaan elevasi pada bangunannya. Daya dukung yang dihasilkan dapat menopang beban bangunan dan penurunan tanah yang terjadi relatif kecil pada seluruh bangunan.
ANALISIS EFISIENSI TIANG UJUNG PADA FONDASI TIANG BOR DI PROYEK GADING SERPONG Nathania Olivia Fernanda; Alfred Jonathan Susilo
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i2.21904

Abstract

The foundation is a building structure that is below ground level to support the load above it. So the foundation selection must be adjusted to the load used and the carrying capacity of the soil that can withstand the foundation used. This is because the selection is adjusted to the carrying capacity with conditions on the soil in the field. There will be two types in the selection of foundation poles end bearing piles and friction piles.  The pole used is a drill pole because it is quite easy to adjust the diameter and depth to be used.  Research in this journal will analyze the foundation of the drill pile using an end bearing pile, which is a foundation pole occupied on hard ground, and minimize There will be the decrease in the foundation.  The purpose of analyzing this foundation pile is to find out which end foundation pole is more efficient to use based on the calculation of bearing capacity, settlement, and work cost factors foundation pole.  In the study's results, an efficient and optimum pole was used based on calculations of an end bearing pile with a diameter of 60 cm and a depth of 48 m. Abstrak Fondasi merupakan struktur bangunan yang berada dibawah permukaan tanah untuk menumpu beban yang berada diatasnya. Sehingga dalam pemilihan suatu fondasi harus disesuaikan dengan beban yang digunakan serta daya dukung tanah yang mampu menahan fondasi yang digunakan. Hal ini dikarenakan pemilihan disesuaikan kapasitas daya dukung dengan kondisi pada tanah yang berada di lapangan. Dalam pemilihan tiang fondasi yang akan terdapat dua tipe yaitu tiang ujung (end bearing pile) dan tiang gesek (friction pile). Tiang yang digunakan merupakan tiang bor dikarenakan cukup mudah untuk mengatur diameter serta kedalaman yang akan digunakan. Dalam penelitian pada jurnal ini akan menganalisis fondasi tiang bor menggunakan tiang ujung (end bearing pile) merupakan tiang fondasi yang diduduki pada tanah keras dan meminimalisir akan terjadi penurunan pada fondasi. Tujuan menganalisis tiang fondasi ini untuk mengetahui tiang fondasi ujung yang lebih efisien untuk digunakan berdasarkan perhitungan daya dukung, penurunan, serta faktor biaya pengerjaan tiang fondasi. Dalam hasil penelitian didapat tiang yang efisien dan optimum digunakan berdasakan perhitungan yaitu tiang ujung dengan diameter 60 cm kedalaman 48 m.
ANALISIS DAYA DUKUNG DAN EFISIENSI TIANG PADA TANAH PASIR PADAT DAN PASIR LEPAS DENGAN KONFIGURASI TIANG 4, 9, 16 Christopher Benjiro; Alfred Jonathan Susilo
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i2.22003

Abstract

The bigger the building, the more piles on the group pile foundation to support the external load that will work on the group pile foundation. If the distance between the piles in the pile group foundation is too large, the piles may not work as a unit. Meanwhile, if the distance between the piles in the group pile foundation is getting smaller, there will be pressure bulbs or stresses that experience overlap so that the bearing capacity is not maximum. So the purpose of writing this journal is to determine the most effective distance between piles on loose sand and dense sand, as well as with various types of piles such as drilled piles and piles. From the results of this study, the carrying capacity and efficiency values ​​for sandy soils were obtained, the carrying capacity values ​​for sandy soils were greater than loose sand, and the efficiency values ​​for dense sand were greater than the efficiency values ​​for loose sandy soils. On sandy soils, the efficiency of the piles is greater than that of the drilled piles. On sandy soils, the effective spacing of the piles is 4-5 times the pile diameter. Abstrak Semakin besar banguan maka jumlah tiang pada fondasi tiang kelompok akan semakin banyak untuk mendukung beban luar yang akan bekerja diatas fondasi tiang kelompok tersebut. Jika jarak antara tiang dalam fondasi tiang kelompok terlalu tiang belum tentu bisa bekerja sebagai satu kesatuan. Sedangkan jika jarak tiang dalam fondasi tiang kelompok semakin kecil maka akan ada pressure bulbs atau tegangan yang mengalami overlap sehingga daya dukung tidak maksmial. Sehingga tujuan dari penulisan jurnal ini ada untuk menentukan berapa nilai jarak antara tiang yang paling efektif pada tanah pasir lepas dan pasir padat, serta dengan berbagai jenis tiang seperti tiang bor dan tiang pancang sehinnga fondasi tiang kelompok dapat mendukung bebannya dengan baik. Dari hasil penelitian ini didapat nilai daya dukung dan efisiensi pada tanah pasir,nilai daya dukung pada tanah pasir pada lebih besar dari pada pasir lepas,  nilai efisiensi pada pasir padat lebih besar dari pada nilai efisiensi pada tanah pasir lepas. Pada tanah pasir nilai efisiensi tiang pancang lebih besar dari pada efisiensi tiang bor. Pada tanah pasir jarak tiang yang efektif 4-5 kali diameter tiang.