Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFIKASI TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL ETNIS MASYARAKAT MAMBI KABUPATEN MAMASA PROVINSI SULAWESI BARAT Adiputra Rahman
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 2 No 1 (2022): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.046 KB) | DOI: 10.59903/ebussiness.v2i1.29

Abstract

Indonesia me?rupakan negara dengan banyak etnis sehingga dalam mengobati suatu penyakit memiliki kearifan lokal masing-masing. Pengobatan dengan mengandalkan tumbuhan obat yang telah disediakan alam menjadi andalan bagi masyarakat utamanya yang tinggal di daerah pedalaman. Kearifan lokal tersebut didapat dari banyak hal salah satunya dari warisan leluhur. Tokoh masyarakat yang dipercayakan mengobati penyakit di kawasan Mambi ini dikenal dengan nama ‘Sando’. Penelitian ini bertujuan mengumpulkan informasi dari Sando terkait pengobatan tradisional menggunakan tumbuhan obat termasuk cara dan khasiat dalam menyembuhkan penyakit. Hasil penelitian didapati 4 informan dengan total 44 jenis tumbuhan obat dengan proporsi masing-masing berkhasiat menyembuhkan 25 jenis penyakit. Cara penggunaan ramuan beragam yaitu diminum, dioles, dan ditempel/dilumuri. Sampel tumbuhan kemudian diherbariumkan dan diidentifikasi.
STUDI KASUS GAGAL PANEN PADI DAN PEREKONOMIAN PETANI KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR PROVINSI SULAWESI BARAT Adiputra Rahman; Salmawati
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 2 No 2 (2022): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.64 KB) | DOI: 10.59903/ebussiness.v2i2.40

Abstract

Indonesia mrupakan negara agrari, bertani merupakan profesi di hampir 40% dari seluruh penduduknya. Menjadi petini bukan tanpa hambatan dan ancaman. Kerapkali gagal panen menjadi kekhawatiran para petani. Penelitian dilakukan di musim tanam padi Juni-September 2022 di Desa Sumberjo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati pertumbuhan padi Gagal panen dapat berdampak pada perekonomian mulai dari petani, pedagang, masyarakat dan negara. Gagal panen di kawasan persawahan Desa Sumberjo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat umumnya disebabkan oleh hama penyakit tanaman dari yang berukuran kecil hingga yang berukuran besar. Penyimpangan cuaca juga menjadi faktor pendukung gagal panen padi periode tanam Juni-September 2022.
Mapping Sustainability Risks and Opportunities in the Patchouli Agribusiness System Based on the Triple Bottom Line Irmawati Irmawati; Adiputra Rahman; Mawar Mawar; Hajriani Kadir; Nayla Naesyla
Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Vol. 5 No. 3 (2026): September: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupiman.v5i3.6910

Abstract

This study aims to analyze the sustainability level of patchouli agribusiness systems using the Triple Bottom Line (TBL) framework and to map the risks and opportunities that influence their sustainability, as well as to formulate development strategies through SWOT analysis. The research was conducted in Patambanua Village, Bulo District, Polewali Mandar Regency, involving 100 respondents comprising farmers, distillers, traders, and stakeholders, selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires, semi-structured interviews, and field observations, then analyzed using sustainability index, risk-opportunity mapping, and SWOT analysis. Results show that the overall TBL sustainability index reached 3.44 (moderate category), with the social dimension scoring highest (3.51) and the environmental dimension lowest (3.38). Risk mapping identified seven high-risk factors, with limited market access as the highest risk (score 17.52), followed by high production costs (17.47) and labor shortages (17.35). Opportunity mapping found that farmer institutional strengthening (17.22), government support (16.94), and new technology adoption (16.91) are the main strategic opportunities. SWOT analysis resulted in five priority strategies: (1) strengthening farmer institutions and market access, (2) adopting modern cultivation and distillation technology, (3) improving capital access and production efficiency, (4) sustainable distillation waste management, and (5) developing derivative products and market diversification. These findings provide an evidence-based foundation for the development of sustainable patchouli agribusiness policies in Polewali Mandar.