Aprillia, Resya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBEDAAN PEMBERIAN HEALTH EDUCATION TERHADAP MOTIVASI MENJADI AKSEPTOR KONTRASEPSI METODE OPERASI PRIA Aprillia, Resya; Riky Agusti
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya penggunaan kontrasepsi pada pria karena mayoritas penduduk indonesia menganut budaya patriakhi dan pria yang melakukan vasektomi dianggap tidak maskulin. Upaya dalam meningkatkan motivasi menjadi akseptor kontrasepsi metode operasi pria dengan cara memberikan health education. Penelitian bertujuan untuk diketahuinya perbedaan pemberian health education terhadap motivasi menjadi akseptor kontrasepsi metode operasi pria di Wilayah Kerja Puskesmas Renah Gajah Mati Kabupaten Seluma. Desain penelitian menggunakan pre eksperimental dengan design one group pre test and post test design. Populasi penelitian pasangan  usia subur yang berkunjung  di Puskesmas Renah Gajah Mati Kabupaten Seluma periode Juni sampai dengan Agustus tahun 2024 berjumlah 52 orang . Besar sampel dalam penelitian 34 orang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer, diolah secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh hampir seluruh responden (85,3%) sebelum diberikan health education tidak temotivasi menjadi akseptor kontrasepsi MOP, sebagian besar responden (55,9%) sesudah diberikan health education temotivasi menjadi akseptor kontrasepsi MOP. Hasil analisa bivariat menunjukkan ada perbedaan pemberian health education terhadap motivasi menjadi akseptor kontrasepsi metode operasi pria di Wilayah Kerja Puskesmas Renah Gajah Mati Kabupaten Seluma dengan nilai p value=0,000. Diharapkan Puskesmas bisa memberikan health education  kepada pria usia subur dengan menggunakan media power point  dan video sehingga bisa meningkatkan motivasi pria usia subur dalam menjadi akseptor kontrasepsi pria.