Fasrudin Arief Gunawan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pertumbuhan Investasi Perusahaan UKM di Indonesia Tahun 2018 - 2019 Fasrudin Arief Gunawan; Farah Margaretha Leon
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.370

Abstract

Penelitan ini bertujuan meneliti pertumbuhan investasi perusahaan kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Sample yang digunakan dalam penelitan ini adalah perusahaan-perusahaan UKM terdiri dari beberapa sektor yang terdaftar di Pefindo 25 periode 2018 -2019. Terdapat 100 perusahaan kecil dan menengah yang diteliti dengan cara purposive sampling. Investasi perusahaan sebagai variable dependen yang diukur dengan perubahan aset tetap. Variable Independen yang teridiri dari keuangan Internal diukur dengan pendapatan, keuangan eksternal yang dukur dengan perubahan utang bank terhadap total aset, arus kas yang diukur dengan pendapatan dan pertumbuhan (investasi) yang diukur dengan gross domestic product (GDP). Penelitian ini menggunakan regresi data panel dan uji individu. Hasil penelitian menunjukan bahwa menunjukan Keuangan Internal, Keuangan Eksternal dan Pertumbuhan Perusahaan tidak berpengaruh terhadap investasi pada perusaahaan kecil dan menengah yang terdaftar di BEI dan Pefindo periode 2018-2019 sedangkan arus kas memiliki pengaruh. Implikasi penelitian ini adalah Manajer Keuangan dalam mengambil Keputusan terhadap penentuan jenis pembiayaan yang digunakan merupakan penentu penting dari investasi perusahaan. Bagi Investor dalam melakukan investasi keuangan lebih ditentukan oleh ketersediaan pembiayaan bank daripada oleh ketersediaan pembiayaan internal. Ketersediaan dana internal yang dihasilkan oleh perusahaan bukan merupakan faktor penentu untuk investasi UKM keuangan, sedangkan pasokan keuangan bank tetap penting untuk investasi perusahaan. Para pembuat kebijakan harus secara khusus memperhatikan memastikan ketersediaan pinjaman bank kepada UKM pada keputusan investasi perusahaan swasta.
Analisis Pertumbuhan Investasi Perusahaan UKM di Indonesia Tahun 2018 - 2019 Fasrudin Arief Gunawan; Farah Margaretha Leon
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.370

Abstract

Penelitan ini bertujuan meneliti pertumbuhan investasi perusahaan kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Sample yang digunakan dalam penelitan ini adalah perusahaan-perusahaan UKM terdiri dari beberapa sektor yang terdaftar di Pefindo 25 periode 2018 -2019. Terdapat 100 perusahaan kecil dan menengah yang diteliti dengan cara purposive sampling. Investasi perusahaan sebagai variable dependen yang diukur dengan perubahan aset tetap. Variable Independen yang teridiri dari keuangan Internal diukur dengan pendapatan, keuangan eksternal yang dukur dengan perubahan utang bank terhadap total aset, arus kas yang diukur dengan pendapatan dan pertumbuhan (investasi) yang diukur dengan gross domestic product (GDP). Penelitian ini menggunakan regresi data panel dan uji individu. Hasil penelitian menunjukan bahwa menunjukan Keuangan Internal, Keuangan Eksternal dan Pertumbuhan Perusahaan tidak berpengaruh terhadap investasi pada perusaahaan kecil dan menengah yang terdaftar di BEI dan Pefindo periode 2018-2019 sedangkan arus kas memiliki pengaruh. Implikasi penelitian ini adalah Manajer Keuangan dalam mengambil Keputusan terhadap penentuan jenis pembiayaan yang digunakan merupakan penentu penting dari investasi perusahaan. Bagi Investor dalam melakukan investasi keuangan lebih ditentukan oleh ketersediaan pembiayaan bank daripada oleh ketersediaan pembiayaan internal. Ketersediaan dana internal yang dihasilkan oleh perusahaan bukan merupakan faktor penentu untuk investasi UKM keuangan, sedangkan pasokan keuangan bank tetap penting untuk investasi perusahaan. Para pembuat kebijakan harus secara khusus memperhatikan memastikan ketersediaan pinjaman bank kepada UKM pada keputusan investasi perusahaan swasta.