Hasbar Hasbar
Pendidikan Agama Islam SMAN 2 Kota Palopo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) MELALUI KEGIATAN CERAMAH (DA’WAH), PIDATO DAN BACA TULIS QUR’AN (BTQ) DAN DZIKIR BERSAMA PADA KELAS X SMA NEGERI 2 PALOPO Suparman Mannuhung; Hasbar Hasbar
Jurnal Genta Mulia Vol. 12 No. 1 (2021): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v12i1.390

Abstract

Tujuan penelitian dalam skripsi ini: (1) Mengetahui pelaksanaan kegiatan ceramah dan baca tulis AlQur’an dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran pendidikan agama Islam pada kelas X SMA Negeri 2Palopo. (2) Mengetahui tantangan yang dihadapi pelaksanaan kegiatan ceramah dan baca tulis Al-Qur’an dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran pendidikan agama Islam pada kelas X SMA Negeri 2 Palopo. (3) Mengetahui solusi yang dilakukan Musyrif dan Musyrifah (pembina) dalam mengatasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiataan kegiatan Ceramah dan Baca Tulis Al-Qur’an pada kelas X SMA Negeri 2Palopo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian inibertujuan untuk mengangkat fakta, keadaan, variabel, dan fenomena-fenomena yang terjadi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif merupakan suatu paradigmapenelitian untuk mendeskripsikan peristiwa, perilaku orang atau suatu keadaan pada tempat tertentu secara rinci dan mendalam dalam bentuk narasi. Adapun teknik pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pedagogik dan pendekatan manajemen. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: a) pelaksanaan kegiatan keagamaan yaitu baca tulis Al-Qur’an, pelatihan ceramah atau pidato, dzikir bersama b) hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler yaitu 80% siswa tidak mampu membaca Al-Qur’an karena kurangnya motivasi dan partisipasi dari orang tua siswa, selain itu siswa juga memiliki pemahaman agama yang kurang. c) solusi yang dilakukan oleh sekolah dalam mengatasi hambatan pelaksanaan keagamaan adalah nilai siswa ditunda oleh guru agama Islam sampai siswa mampu membaca Al-Qur’an, guru agama Islam mengadakan persuratan kepada orang tua siswa, latihan ceramah atau pidato, membiasakan siswa salat berjamaah di Masjid, mengikuti kegiatan dzikir bersama setiap malam Jum’at di Masjid SMA Negeri 2 Palopo. Hasil penelitian ini diharapkan akan dapat dipergunakan oleh pihak sekolah atau lembaga lain dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI melalui kegiatan ceramah keagamaan dan baca tulis Al-Qur’an, serta menambah wawasan bagi penulis.