Penelitian ini bertujuan untuk meingkatkan kreativitas guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui Supervisi Akademik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Yang menjadi subjek pada penelitian ini adalah seluruh guru SMK Negeri 1 Bantan yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriftif kualitatif. Hasil penelitian adalah 1)Pelaksanaan supervisi akademik dapat meningkatkan kreatifitas guru dalam merencanakan pembelajaran. Pada siklus I guru yang memperoleh kriteria sangat baik berjumlah 8 orang (28,57%), pada siklus II meningkat menjadi 26 orang (92,85%). Guru yang memperoleh kriteria baik pada siklus I berjumlah 11 orang (39,28%), pada siklus II menurun menjadi 2 orang (7,14%). Penurunan jumlah guru yang memperoleh kriteria baik ini merupakan peningkatan kreatifitas guru dalam merancang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tersebut. Pada siklus I terdapat 9 orang (32,14%) guru yang memperolah campuran cukup, pada siklus II tidak terdapat lagi. Pelaksanaan supervisi akademik dapat meningkatkan kreatifitas guru dalam melaksanakan pembelajaran. Pada siklus I guru memperoleh kriteria sangat baik berjumlah 1 orang (3,57%), meningkat menjadi 3 orang (10,71%) pada siklus II. Guru yang memperoleh kriteria Baik pada siklus I berjumlah 6 orang (21,42%), meningkat menjadi 18 orang (64,28%) pada siklus II. Guru yang memperoleh klasifikasi cukup berjumlah 21 orang (75%) pada siklus II menurun menjadi 7 orang (25%). ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meingkatkan kreativitas guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui Supervisi Akademik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Yang menjadi subjek pada penelitian ini adalah seluruh guru SMK Negeri 1 Bantan yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriftif kualitatif. Hasil penelitian adalah 1) Pelaksanaan supervisi akademik dapat meningkatkan kreatifitas guru dalam merencanakan pembelajaran. Pada siklus I guru yang memperoleh kriteria sangat baik berjumlah 8 orang (28,57%), pada siklus II meningkat menjadi 26 orang (92,85%). Guru yang memperoleh kriteria baik pada siklus I berjumlah 11 orang (39,28%), pada siklus II menurun menjadi 2 orang (7,14%). Penurunan jumlah guru yang memperoleh kriteria baik ini merupakan peningkatan kreatifitas guru dalam merancang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tersebut. Pada siklus I terdapat 9 orang (32,14%) guru yang memperolah kriteria cukup, pada siklus II tidak terdapat lagi. Pelaksanaan supervisi akademik dapat meningkatkan kreatifitas guru dalam melaksanakan pembelajaran. Pada siklus I guru memperoleh kriteria sangat Baik berjumlah 1 orang (3,57%), meningkat menjadi 3 orang (10,71%) pada siklus II. Guru yang memperoleh kriteria Baik pada siklus I berjumlah 6 orang (21,42%), meningkat menjadi 18 orang (64,28%) pada siklus II. Guru yang memperoleh kriteria Cukup berjumlah 21 orang (75%) pada siklus II menurun menjadi 7 orang (25%).