This research was motivated by the low learning outcomes of students as seen from the average score of science semester 1 in class VII, which was 53.5. Therefore, researchers provide learning alternatives with the Guided Inquiry learning model aimed at improving student learning outcomes. The form of research carried out is class action research (PTK) with 2 cycles. This research was conducted at SMPN 1 Pariaman with 28 students in grade VII.3, consisting of 16 female students and 12 male students. Data collection in this study was carried out by giving tests to students given at the end of each cycle. Based on research conducted, it shows that the application of the Guided Inquiry learning model can improve student learning outcomes as evidenced by an increase in student learning outcomes from Cycle I to cycle II by 28.7% and classical learning completeness also increased from 57% to 85.7% with an average final grade from 70 to 85. The results of this study show that the application of the Guided Inquiry learning model can improve the learning outcomes of grade VII.3 students of SMPN 1 Pariaman. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang terlihat dari nilai rata-rata IPA semester 1 di kelas VII yaitu 53,5. Oleh karena itu, peneliti memberikan alternatif pembelajaran dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing tujuannya untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Bentuk penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Pariaman dengan subyek siswa kelas VII.3 sebanyak 28 siswa, terdiri dari 16 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan pemberian tes kepada siswa yang diberikan ditiap akhir siklus. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar siswa dari Siklus I ke siklus II sebesar 28,7% dan ketuntasan belajar secara klasikal juga meningkat dari 57% menjadi 85,7% dengan rata-rata nilai akhir dari 70 menjadi 85. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII.3 SMPN 1 Pariaman.