Ronny Firdiansyah
Program Studi Manajemen Universitas Internasional Batam

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Proyek Sociopreneurship Pengolahan Sampah Organik Berbasis Eco-Enzyme Menjadi Hand Sanitizer Andrian Andrian; Figo Winnerko; Ronny Firdiansyah
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.536

Abstract

Pada masa pandemi ini, alat dan kebutuhan kesehatan menjadi sangat penting agar tetap sehat dan tidak terserang virus Covid-19. Salah satunya Hand sanitizer yang akan dirancang yang bersifat ramah lingkungan karena terbuat dari limbah organik seperti limbah kulit buah dan sayuran yang kemudian akan diolah menjadi cairan Eco-enzyme, dan diolah menjadi hand sanitizer. Dalam hal ini penulis akan membuat sebuah analisa bagaimana projek ini dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu, dengan menggunakan tools yang ada dalam project management agar semua elemen di dalamnya dapat selesai, terstruktur, dan tepat waktu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengolah data dan mengumpulkan data. Dalam mengumpul data kajian diperoleh ini bersumber dari dari jurnal online tergantung topik pembahasan. Dalam proses ini, analisis deskriptif digunakan dalam pengelolaan data. Metode yang berfokus pada analisis, pengumpulan, dan perakitan sumber data untuk diproses hingga sampai pada jawaban yang pasti. Berdasarkan Analisa yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa pengolahan sampah organik berbasis Eco-enzyme menjadi hand sanitizer, dapaat dikatakan sukses apabila setiap kegiatan dapat yang saling terkait dan harus diintegrasikan secara efektif. Dalam analisis kegiatan project integration ini, perencanaan proyek menjadi langkah awal yang penting untuk menetapkan tujuan, sasaran, waktu, dan anggaran proyek. serta penggunaan work breakdown structure membantu dalam mengorganisir pekerjaan menjadi tugas-tugas yang terukur dan dapat dipahami, sehingga memudahkan pengelolaan waktu, biaya, sumber daya, dan risiko. Dalam proyek ini, beberapa tugas memiliki lead time dan lag time yang berbeda, yang mempengaruhi urutan dan durasi keseluruhan proyek. Kata Kunci: hand sanitizer, eco-enzyme, Proyek
Manajemen Proyek Sociopreneurship Mypotential Hendra Dewantara; Rahmadhanti Rahmadhanti; William William; Ronny Firdiansyah
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.560

Abstract

Dalam data "Badan Pusat Statistik" pada Agustus 2022, tercatat mahasiswa sangat susah mendapatkan pekerjaan. Jumlah yang diperkirakan tentunya mencapai 7% atau 9 juta orang (angka terus bertambah). Mahasiswa yang baru lulus sangat merasa kesulitan dalam menyusun CV maupun dalam membangun "branding" mereka secara bagus. MyPotential salah satu non-profit project yang memberikan solusi untuk membantu para mahasiswa lainnya. Metode yang digunakan peneliti untuk mencapai tujuan dari masalah yang diteliti. Yaitu, dengan pengumpulan bahan kajian yang bersumber dari jurnal online tergantung topik pembahasan. Metode yang berfokus pada analisis, pengumpulan, dan perakitan sumber data untuk diproses hingga sampai pada jawaban yang pasti. Adapun metode wawancara yang digunakan untuk memproleh data untuk membantu dalam mengevaluasi tujuan penelitian dan menemukan jawaban yang relevan. Karena itu MyPotential membutuhkan Manajemen Proyek dengan tujuan mendapatkan sponsor dari visi misi tersebut.Dan membuat analisa bagaimana MyPotential bisa terstruktur, efesien dan perhitungan yang jelas dengan melibatkan melibatkan semua elemen yang ada pada manajemen proyek. Terlepas dari semua indikator dan jenis-jenis proyek, tentunya manajemen proyek harus efektif untuk mencapai keberhasilan semua proyek antara itu secara komunikasi, jadwal, maupun biaya anggaran. Perlu diingat, dari Project Integration hingga Project Stakeholder hanyalah kisaran umum saja. Setiap proyek terdapat aturan atau ciri khas masing masing sehingga harus menyesuaikan kebutuhan lapangan untuk mencapai hasil akhirnya.