Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PESERTA DIDIK DI SMKN 1 POLEWALI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAY: MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PESERTA DIDIK DI SMKN 1 POLEWALI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAY halimah M
Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat (JITU)
Publisher : IAI DDI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jitu.v13i1.224

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran role play dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas X Pemasaran-1 SMKN 1 Polewali Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Pemasaran-1 SMK Negeri 1 Polewali Semester Ganjil tahun pelajaran 2021/2022, yang berjumlah 35 siswa (21 perempuan dan 14 laki-laki). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan perekaman. Keseluruhan data yang diperoleh dianalisis dengan melalui tahap-tahap: (1) menelaah seluruh data, (2) mereduksi data, (3) menyajikan data, dan (4) menyimpulkan hasil penulisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 jumlah siswa kelas X Pemasaran-1 SMKN 1 Polewali, yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran role paly, nilai tertinggi yang diperoleh pada siklus I yaitu 85 nilai terendah 45 dan nilai rata-rata 64 sedangkan nilai tertinggi yang diperoleh pada siklus II sebesar 95 nilai terendah 60 dan nilai rata-rata 85. Penelitian tentang penerapan model pembelajaran role play pada siswa kelas X Pemasaran-1 SMKN 1 Polewali, disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berbicara siswa kelas X Pemasaran-1 SMKN 1 Polewali. Kemampuan berbicara siswa meningkat dari siklus I ke siklus II. Ketuntasan siswa meningkat dari 9 orang atau 25,71% pada Siklus I menjadi 85,75% atau 30 orang dari 35 siswa. Kenaikan ini diiringi dengan penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas pada siklus I berjumlah 26 orang (74,29%) menjadi 5 orang (14,29%) pada siklus II. Demikian pula dengan rata-rata nilai kemampuan berbicara siswa meningkat dari 65 menjadi 85.