Zuhrupal Hadi
Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI UPT. PUSKESMAS PURUK CAHU TAHUN 2022 Nopitasari Nopitasari; Norfai Norfai; Ahmad Zacky Anwary; Zuhrupal Hadi
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 10, No 1 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v10i1.11049

Abstract

AbstrakGaya kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja seseorang, penerapan gaya kepemimpinan yang tidak sesuai dengan situasi dan kondisi, motivasi yang rendah serta tidak disiplin dalam berkerja dapat menurunkan kinerja pegawai sehingga terjadi indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan motivasi dan disiplin kerja dengan kinerja pegawai UPT. Puskesmas Puruk Cahu. Variabel terkait dalam penelitian ini adalah kinerja, sedangkan varibel bebas dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja. Metode yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling dengan jumlah sampel 46 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan Chi Square. Hasil Uji statistik didapatkan ada hubungan gaya kepemimpinan dengan kinerja (p-value : 0,000), ada hubungan motivasi dengan kinerja (p-value : 0,000), ada hubungan disiplin kerja dengan kinerja (p-value : 0,000). Tidak semua gaya kepemimpinan bisa diterapkan pada setiap situasi, ada beberapa faktor yang mempengaruhi apakah gaya kepemimpinan tersebut cocok dipakai atau tidak, diantaranya faktor pemimpin itu sendiri, anggota tim atau bawahan, kultur dan tujuan organisasi, serta situasi. Pemimpin yang baik hendaknya bisa mengadopsi beberapa Gaya Kepemimpinan sesuai dengan siatuasi yang dihadapi.Kata Kunci         :     Kinerja, Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Disiplin Kerja
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Pra Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Landasan Ulin Tahun 2023 Eddy Rahman; Millyna Tasya Amelia; Norfai Norfai; Mahmudah Mahmudah; Zuhrupal Hadi
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.19058

Abstract

Terjadi peningkatan hipertensi dalam 3 tahun terakhir di Puskesmas Landasan Ulin yaitu pada tahun 2020 sebanyak 550 orang, tahun 2021 sebanyak 1.049 orang, dan tahun 2022 sebanyak 1.123 orang. Menganalisis faktor risiko kejadian hipertensi pada pra lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Landasan Ulin Tahun 2023. Jenis penelitian merupakan survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel penelitian sebanyak 172 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pendidikan (p-value=0,046), status pekerjaan (p-value=0,024) dan kualitas tidur (p-value=0,048) dengan kejadian hipertensi pada pra lansia. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p-value=0,347), pendapatan kepala keluarga (p-value=0,846) dan status gizi (p-value=0,922) dengan kejadian hipertensi pada pra lansia. Diharapkan Puskesmas Landasan Ulin dapat meningkatkan upaya promotif dan preventif dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi kepada masyarakat. Mengoptimalkan penyuluhan kesehatan secara berkala, mengadakan sosialisasi seperti pertemuan komunitas atau seminar mengenai hipertensi, mengoptimalkan pembagian leaflet dan poster ketempat-tempat umum, dan mengadakan kampanye kesadaran tentang hipertensi secara berkesinambungan. Kata Kunci : Hipertensi, Faktor Risiko, Pra Lansia