Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Sistem Pengamanan Objek Vital, Pengamanan File, Pengamanan Cyber Terhadap Manajemen Security Pada PT Kai (Persero) Edy Soesanto; Nabila Salsabila; Resti Meliana Putri; Maiyona Dannisya
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 5 (2023): Juni
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan undang-undang untuk perlindungan objek vital nasional adalah untuk mengurangi atau menghindari terjadinya bencana yang bersifat kemanusiaan, gangguan pemerintah, dan risiko terhadap keamanan dan pertahanan nasional. Di PT KAI, pengamanan objek vital nasional ditangani secara internal oleh instansi yang bertugas mengelola hal-hal tersebut, dengan pendampingan dari kepolisian (eksternal). Pengamanan internal di PT KAI biasanya ditangani oleh Satuan Pengamanan (Persero) terkait. “Peraturan Kepala Kepolisian Negara RI Nomor 24 Tahun 2007 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Organisasi, Perusahaan, dan/atau Instansi/Lembaga Pemerintah” menetapkan aturan bagi satpam dalam kaitannya dengan tanggung jawab pokok kepolisian. Terdapat beberapa petugas keamanan objek vital di PT KAI (Persero) yaitu diantaranya Petugas Keamanan Dalam, Customer Service on Station, petugas porter, petugas Boarding, Prama dan Prami, Polisi Khusus Kereta Api, Kondektur, petugas On Trip Cleaning, Teknisi Kereta Api. Penggunaan dokumen di PT KAI dalam Electronic Document Management System (EDMS) merupakan kebutuhan untuk operasional sehari-hari setiap organisasi untuk memperlancar proses penyimpanan, pengambilan, dan berbagi dokumen. KAI Commuter Jabodetabek menggunakan program anti-virus bernama Eset NOD32 Business Edition untuk melindungi jaringan internalnya. Ketika datang untuk melindungi jaringan komputer dari semua ukuran, baik besar maupun kecil, perangkat lunak aplikasi Eset NOD32 Business Edition sangat berguna. Investigasi ini mengambil pendekatan kontekstual, kualitatif terhadap fenomena yang sedang dipelajari. Informasi untuk laporan ini berasal dari tinjauan literatur yang dilakukan pada PT. KAI (Persero) dan dari penelitian yang dipublikasi sebelumnya tentang Pengamanan Objek Vital, Pengamanan File, dan Pengamanan Cyber pada PT KAI (Persero).
Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Keamanan Kinerja Karyawan PT. Indofood Edy Soesanto; Novia Hanifah Rahma; Alfia Dwi Cahyani; Muhamad Ramdan
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 5 (2023): Juni
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modern and outdated technologies must be used to produce any product that can be sold on the open market in today's industrial age. The use of more complex work tools will increase the potential for bottlenecks and have a negative impact on employee performance. Protection and fulfillment of occupational safety and health (K3) is the single most important factor affecting the ability of employees to do their jobs. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk is a company engaged in the food and beverage processing sector which was founded in 1971. Protection and fulfillment of occupational safety and health (K3) is one of the factors that affect employee performance. The purpose of this study is to find out how the implementation of K3 in the performance security of employees of PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. The research method used is qualitative research with a descriptive approach. The results of this study are that PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk has carried out OSH well as a safety measure for employee performance from potential hazards in the company.
Pengaruh K3 dan Motivasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan di PT SS Edy Soesanto; Lidia Margaretta Purba; Bunga Aprilia; Dwi Renaldy Putra; Sela Dwi Putri5
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 4 (2023): Mei
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Previous and related analyzes are very important in analysis or in scientific articles. Prior research and related research support strengthening the concept and phenomenon of the relationship or influence on variables. The scientific article presents a description of the influence of K3 and motivation on employee productivity. The aim of these authors is to develop hypotheses regarding the effect of variables in further research. Research results based on literature reviews in several previous research journals prove that 1). Occupational Health and Safety (K3) has a positive and significant effect on Employee Productivity, 2). Work motivation has a significant positive effect on employee productivity, 3). Occupational Health and Safety (K3) and Work Motivation simultaneously have a significant effect on Employee Productivity.
Manajemen Sekuriti: Pengamanan Objek Vital Pada PT. Nusa Halmahera Minerals Alfia Dwi Cahyani; Edy Soesanto; Novia Hanifah Rahma; Muhamad Ramdan
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 5 (2023): Juni
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengamanan cyber adalah langkah-langkah dan praktik yang dilakukan untuk melindungi sistem komputer, jaringan, dan data dari serangan dan ancaman yang berasal dari dunia maya. Dalam konteks PT Nusa Halmahera Minerals, sebagai perusahaan tambang, penting untuk memiliki keamanan cyber yang kuat untuk melindungi data sensitif, informasi operasional, dan infrastruktur teknologi yang digunakan dalam kegiatan penambangan. Metode penelitian yang dipakai yaitu pendekatan kualitatif. Hasil yang didapatkan yaitu : (1) Direktorat Pengamanan Obyek Vital Kepolisian Daerah Maluku Utara memiliki peran penting dalam pengamanan kawasan pertambangan pada PT. Nusa Halmahera Mineral. (2) Sistem keamanan file PT. NHM menggunakan situs web resmi dengan menggunakan berbagai teknologi dan prosedur pengamanan untuk membantu menjaga data perusahaan dari akses, penggunaan, atau pengungkapan (disclosure) yang melanggar hukum. (3) Capability level COBIT 5 menunjukan bahwa divisi TIPT.NHM memiliki capability level pada Level 1 untuk proses EDM01. Ada gap yang cukup signifikan antara keinginan atau target dengan kondisi di lapangan. Meskipun beberapa responden menyatakan pada level tertentu sudah memenuhi kriteria, namun pada level sebelumnya yaitu Level 1 masih terdapat kriteria yang belum terpenuhi karena menurut penilaian ISO/IEC 15504 pada COBIT 5, level kapabilitas hanya akan didapatkan jika level sebelumnya telah terpenuhi secara sempurna. Gap cukup signifikan karena pada Level 1 konsekuensi yang terjadi merupakan konsekuensi dengan resiko medium atau tinggi. Hal ini dikarenakan ketidakteraturan sistem tata kelola TI.