Nining Mahmud Poiyo
MIS Al- Magfirah Hutadaa Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Permainan Bisik Berantai dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa Mengungkapkan Pesan Pendek di MIS Al-Magfirah Hutadaa Nining Mahmud Poiyo
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.533-540.2023

Abstract

Penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengungkapkan pesan pendek melalui permainan bisik berantai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian tindakan kelas pada observasi awal diperoleh data, Dari jumlah siswa 30 orang yang dikenai tindakan hanya 8 orang siswa (25 %) sudah dapat dikatakan memiliki kemampuan mengungkapkan pesan. Sedangkan pada siklus I diperoleh data, dari jumlah siswa 30 orang yang dikenai tindakan hanya 15 orang siswa (50 %) yang memiliki kemampuan mengungkapkan pesan, dan siklus II meningkat menjadi 27 orang (89%) atau dikatakan sudah memiliki kemampuan mengungkapkan pesan.Dari hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa dengan menggunakan teknik permainan bisik berantai, kemampuan siswa mengungkapkan pesan pendek meningkat.
Teknik Klos Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Membaca Intensif di MIS Al- Magfirah Hutadaa Nining Mahmud Poiyo
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1313-1320.2022

Abstract

Penelitian ini untuk melihat siswa membaca intensif melalui teknik klos dapat meningkat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian tindakan kelas dengan menggunakan analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian tindakan kelas pada observasi awal diperoleh data, dari 25 siswa yang dikenai tindakan hanya 6 siswa (24%) sudah dapat dikatakan memiliki kemampuan membaca intensif. Sedangkan pada siklus I diperoleh data bahwa dari jumlah siswa 25 orang yang dikenai tindakan hanya 15 orang siswa (60%), yang memiliki kemampuan membaca intensif, dan siklus II meningkat menjadi 20 orang (80%) atau dikatakan sudah memiliki kemampuan membaca intensif. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa dengan menggunakan teknik klos kemampuan siswa membaca intensif meningkat dengan kata lain hipotesis dalam penelitian ini diterima.