Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KESALAHAN PENGGUNAAN PREFIKS DI– PADA BERITA ONLINE JAWA POS TAHUN 2023 Lisa Kusumawardani; Suhartono; Trinil Dwi Turistiani
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

News manuscripts before being published go through an editing process. This is done to minimize word error and making it easier for readers to understand. This study aims to describe the misuse of the di- prefix in Jawa Pos online news. This study is classified as a qualitative research by analyzing obtained data. The research data is in the form of words that use prefixes in news articles published by Jawa Pos Digital. Articles published from 25 February to 19 April 2023 are used as data sources. Data analysis techniques in this study uses three stages, (1) data collection, (2) data analysis, and (3) conclusion. Results from this study showed nine misuses of the di- prefix in online news articles, three misuses of the di- prefix followed by a place word and six misuses of the di- prefix followed by a noun. These misuses are classified into (1) combining the di- prefix followed by a place word and (2) seperating the di- prefix followed by a verb.
PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA/MEMBACA PERMULAAN BAGI GURU SDN GRUDO 4 NGAWI: - . Mukhzamilah; . Mulyono; . Yunisseffendri; Trinil Dwi Turistiani; Hespi Septiana
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Vol. 3 No. 2 (2023): Volume 3, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Program Studi S1, S2, S3 Mananajemen Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpm.v3n2.p75-79

Abstract

Teachers are professional educators with the main task of educating, teaching, guiding, directing, training, assessing, and evaluating students in early childhood education through formal education, basic education, and secondary education. Teachers must have a minimum academic qualification of bachelor (S1) or diploma (D-IV), master competence (pedagogic, professional, social, and personality), have an educator certificate, be physically and mentally healthy, and have the ability to realize national education goals. The method in this activity is training and assistance in the preparation of learning tools and media. In the early stages, participants are given explanations or lectures related to concepts and knowledge about language learning. In the next stage, participants are invited to discuss the problems they face when carrying out learning in class. In order for the activity to be directed, participants are given a worksheet during the mentoring which contains an analysis of the learning that has been done and efforts to improve it. To solve the problems faced by the target audience, namely teachers, it is carried out through community service with a participatory approach. The results obtained during the program received positive responses from the training participants (teaching staff) regarding the programs that had been implemented by the research team so far. This response is evidenced by the number of agreements from the training participants, and also the many positive responses from the participants which they filled in the questionnaire column. Keywords: Teachers, Training, Quality Improvement, Indonesian Language
Efektivitas Model Pembelajaran TGT (Teams Game Tournament) Berbasis Baamboozle Dalam Pembelajaran Struktur Teks Surat Resmi Kelas 7 SMPN 53 Surabaya Rudi Santoso; Trinil Dwi Turistiani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4469

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran kelas yang masih berpusat pada pendidik, kurangnya antusias dan keaktifan, serta kurangnya pemahaman peserta didik terhadap struktur teks surat resmi. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya model pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi, hasil belajar, dan respons peserta didik terhadap model pembelajaran TGT (Teams Game Tournament) berbasis Baamboozle dalam pembelajaran struktur teks surat resmi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif pre-experimental one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 30 dan 31 Juli 2025 dengan subjek penelitian peserta didik kelas 7E SMP Negeri 53 Surabaya sebanyak 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerapan berjalan sangat baik dengan persentase observasi pendidik sebesar 89,77% dan persentase observasi peserta didik sebesar 83,92%. Rata-rata hasil belajar juga meningkat antara pretest (52) dan posttest (81,26), ditambah hasil uji t menunjukkan =13,907 < =2,035  dan signifikansi (two tailed) 0,001 < 0,05 yang menyatakan ditolak dan diterima sehingga model pembelajaran TGT berdampak efektif terhadap hasil belajar peserta didik. Respons peserta didik menunjukkan persentase sebesar 88,82% sehingga termasuk dalam kategori respons yang sangat positif. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT efektif terhadap hasil belajar struktur teks surat resmi peserta didik.  
Implementasi Teknik Curah Gagasan Berbasis Kartu Diksi Pada Pembelajaran Menulis Puisi Kelas VIII SMPN 34 Surabaya Rio Mahesa Putra; Trinil Dwi Turistiani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4476

Abstract

Kurangnya kemampuan menulis puisi peserta didik menyebabkan nilai di bawah KKM dan pendekatan pembelajaran hanya terfokus pada satu arah.  Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dengan implementasi teknik curah gagasan berbasis kartu diksi pada pembelajaran menulis puisi, mendeskripsikan hasil belajar menulis puisi sebagai tolok ukur keberhasilan implementasi teknik curah gagasan yang diberlakukan, dan mendeskripsikan hasil respons peserta didik setelah diberlakukan teknik curah gagasan. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa pengamatan, tes menulis puisi, dan angket respons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teknik curah gagasan berbasis kartu diksi terlaksana dengan sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan pemerolehan hasil rata-rata sebesar 98,8% pada lembar pengamatan pendidik dan 95, 95% pada pengamatan peserta didik. Terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik sebesar 86,62 yang dikategorikan dalam predikat baik. Peserta didik juga memberikan respons yang positif dengan pemerolehan total skor respons sebesar 71,42%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa implementasi teknik curah gagasan berbasis kartu diksi pada pembelajaran menulis puisi kelas VIII I SMPN 34 berjalan sangat baik dan sesuai dengan yang telah direncanakan. Hasil dari penelitian diharapkan menjadi dasar pengembangan konsep baru dari teknik curah gagasan dan menjadi rujukan pendidik dalam penggunaan pendekatan pembelajaran di kelas.
Analisis Teknik Skimming dan Scanning Mahasiswa dalam Mencari Informasi pada Media Online Maudy Novita Anggraeni; Isma Zakiyah Nur Faizah; Hanum Zanuba Raihanah Salma; M. Auliya Nur Rosyidi; Muh. Sulton Al Azis; Trinil Dwi Turistiani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.6371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknik skimming dan scanning yang digunakan mahasiswa dalam mencari informasi pada media online melalui penyebaran kuisioner. Penelitian dilakukan untuk mengetahui cara mahasiswa memanfaatkan teknik membaca cepat, efektivitas penggunaannya, serta hambatan yang muncul saat mencari informasi di media digital. Perkembangan teknologi digital membuat media online menjadi sumber informasi yang banyak digunakan mahasiswa, terutama untuk kebutuhan akademik. Banyaknya informasi yang tersedia menyebabkan mahasiswa perlu memiliki kemampuan membaca yang cepat dan efektif agar dapat menemukan informasi yang relevan dalam waktu singkat. Teknik skimming digunakan untuk memahami gambaran umum isi bacaan, sedangkan teknik scanning digunakan untuk menemukan informasi tertentu secara cepat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa kuisioner yang dibagikan kepada mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah menggunakan teknik skimming dan scanning ketika mencari informasi di media online. Penggunaan kedua teknik tersebut membantu mahasiswa menemukan informasi penting dengan lebih efisien. Namun, masih ada mahasiswa yang belum menerapkan teknik membaca cepat secara optimal sehingga proses pencarian informasi menjadi kurang efektif. Oleh karena itu, kemampuan menggunakan teknik skimming dan scanning perlu terus ditingkatkan guna mendukung literasi digital dan proses belajar mahasiswa.
Hubungan Minat Baca Terhadap Kemampuan Membaca Skimming Pada Mahasiswa Program Studi PBSI Semester 2 Universitas Negeri Surabaya Ifanda Dafit; Zikka Izzur Ramadhani; Aryana Indria Dewi; Audry Akila; Sketsa Alia Putri; Trinil Dwi Turistiani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat baca dan kemampuan membaca skimming pada mahasiswa semester 2 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian adalah mahasiswa semester 2 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Surabaya yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket minat baca dan tes membaca skimming. Angket digunakan untuk mengetahui tingkat minat baca mahasiswa, sedangkan tes digunakan untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi ide pokok dan memahami teks secara cepat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik Korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan ada atau tidaknya hubungan antara minat baca dan kemampuan membaca skimming pada mahasiswa semester 2 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Surabaya. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran membaca, khususnya dalam meningkatkan keterampilan membaca cepat mahasiswa di perguruan tinggi.
Pemetaan Kebiasaan Membaca dan Hambatan Membaca Cepat Mahasiswa Empat Program Studi UNESA Ariska Yuliantika Prastiwi; Irma Rahmawati; Elisa Idzana Zulfa; Nur Aini Marsha Sabrina; Mega Diah Fianti; Trinil Dwi Turistiani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kebiasaan membaca dan hambatan membaca cepat mahasiswa dari empat program studi di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), yaitu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan membaca cepat dalam mendukung keberhasilan akademik mahasiswa di tengah meningkatnya tuntutan literasi dan derasnya arus informasi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 60 mahasiswa yang dipilih secara proporsional dari masing-masing program studi. Data dikumpulkan melalui angket daring yang terdiri atas 20 pernyataan dengan skala Likert 1–4, meliputi aspek kebiasaan membaca dan hambatan membaca cepat. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata (mean) dan kategorisasi tingkat variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan membaca mahasiswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,87, sedangkan hambatan membaca cepat juga berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,83. Hambatan yang paling dominan meliputi subvokalisasi, regresi, kesulitan mempertahankan fokus, kecenderungan membaca kata demi kata, serta kurangnya latihan membaca cepat secara konsisten. Selain itu, perkembangan media digital turut memengaruhi pola membaca mahasiswa yang cenderung mengonsumsi informasi secara cepat dan singkat sehingga berdampak pada kemampuan membaca mendalam terhadap teks akademik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki kebiasaan membaca yang cukup baik, berbagai hambatan mekanis dan kognitif masih memengaruhi efektivitas membaca mereka. Oleh karena itu, diperlukan penguatan budaya literasi akademik dan pelatihan membaca cepat secara berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan membaca mahasiswa.