Ningrum Suryadinata
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN (KUR) SEBAGAI MODAL USAHA MAKSIMAL GUNA MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PRODUKSI Ningrum Suryadinata; Nur Hafid Fernani; Nava Rindi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kredit usaha rakyat banyak digunakan guna meningkatkan usahanya. UMKM Jamur Tiram sendiri menggunakan KUR sebagai modal untuk melakukan kegiatan produksi seperti pembelian peralatan dan bahan baku. Penggunaan modal terhadap kegiatan produksi memiliki keterikatan alur hingga membentuk proses perputaran modal. Modal yang dimiliki pada usaha in tidak digunakan secara maksimal untuk produksi karena peralatan yang digunakan tidak mampu memproduksi buglog jamur dengan jumlah besar, sehingga pemilik memilih untuk membeli bahan baku kepada supplier. Dampaknya adalah pemilik tidak mampu memenuhi kebutuhan jamur konsumen. Sehingga perlu adanya alat yang lebih memadai dan mampu memproduksi buglog lebih banyak, namun karena modal digunakan tidak maksimal pada perlatan, maka pemilik hanya mengandalkan keuangan dari perputaran kasnya. Metode kegiatan ini terbagi ke beberapa tahap, yaitu tahap observasi, sosialisasi, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan bagi pelaku UMKM terkait dengan pemanfaatan kredit sebagai modal usaha dan mengetahui efektivitas dan efisiensi kegiatab produksi dengan modal yang dimiliki. Adanya kegiatan ini, diharapkan timbul pemahaman terkait pemanfaatan modal secara maksimal dan digunakan untuk kegiatan produksi seacara efektif dan efisien. Hasil kegiatan ini adalah pemiliki mulai memahami terkait manfaat kredit untuk keperluan produksi bukan yang lain dan memahami keterikatan perputaran modal pada kegiatan produksi hingga menjadi kas. Pemilik mulai akan menerapkan modal digunakan untuk kegiatan produksi yang seharusnya dan mulai mengatur keuangan untuk membeli peralatan yang memicu produktivitas menjadi meningkat.