A.A. Raka Jayaningsih4
Institut Teknologi dan Bisnis Stikom

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN LAYANAN MASYARAKAT KELURAHAN JIMBARAN MELALUI PELATIHAN SOSIAL MEDIA DAN PEMBUATAN SISTEM PERMOHONAN SURAT MENYURAT I Nyoman Bagus Pramartha; Wayan Widya Artana; Ni Luh Ketut Deniari; A.A. Raka Jayaningsih4
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15023

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat sangat berpengaruh terhadap lembaga pelayanan masyarakat ditingkat kelurahan, yang saat ini telah melakukan peningkatan dalam hal pelayanan kepada masyarakat, termasuk salah satunya adalah pelayanan administratif dan pemberian informasi. Informasi dari pemerintah harus bisa segera tersampaikan kepada masyarakat mengingat akan adanya tenggat waktu dan masa di setiap informasi yang disampaikan. Peningkatan pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kesiapan yang baik dari petugas administrasi kelurahan, mulai dari menyiapkan berkas, pencatatan hingga pelaporan. Demikian pula halnya dalam penyampaian informasi baik terkait program pemerintah maupun laporan kegiatan warga. Hasil wawancara dengan Lurah Kelurahan Jimbaran Bapak I wayan Kardiyasa ada beberapa masalah yang dihadapi pada lurah Jimbarann, Masalah pertama petugas di Kelurahan Jimbaran mash minim pengetahuan mengenai sosial media khususnya intsagram dan pengurusan surat menyurat di Kelurahan Jimbaran masih membutuhkan waktu yang lama. Solusi yang ditawarkan kepada kelurahan Jimbaran adalah dengan memberikan pelatihan sosial media dan membuatkan sebuah sistem surat menyurat. Hasil pengukuran ketercapaian target kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa persentase ketercapaian penguasaan Sosial Media berbasis digital sebelum pelatihan adalah sebesar 30% dan terjadi peningkatan sebesar 70% setelah kegiatan berlangsung menjadi 100% peserta pelatihan mampu membuat konten sosial media.