Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI MADRASAH TSANAWIYAH: PENGARUH MANAJEMEN SEKOLAH DAN BUDAYA MUTU Airohaniah Airohaniah; Zamroni Zamroni; Mohammad Salehudin
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10 No 3 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v10i3.917

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of school management and quality culture on improving the quality of learning in the Madrasah Tsanawiyah City of Balikpapan, the instruments were compiled theoretically with clear indicators and had been tested for validity and reliability, totaling 64 instruments, while the number of respondents was 62 people who gave answers and returned them. , while the collection of answers through WAG and Google Forms were distributed to all Madrasah Tsanawiyah teachers in Balikpapan City. The results of the study found that there were significant results and the acceptance of the research hypotheses X1 and X2 on Y, meaning that the management variables of education and quality culture on the quality of learning were accepted as significant, and had an effect of 85.0%. These two variables
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK Muhammad Ramdani; Zurqoni Zurqoni; Zamroni Zamroni
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10 No 3 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v10i3.938

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah berawal dari keputusan Kemendikbud Ristek Nomor 162/M/2021 terkait program sekolah penggerak. Saat pandemi, pemerintah merancang program pendidikan untuk menyesuaikan kondisi dan perkembangan zaman. Mutu pendidikan sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjadi ujung tombak untuk memajukan Negara khususnya Indonesia. Dalam hal ini, untuk meningkatkan mutu pendidikan maka diadakanlah program sekolah penggerak yang dimana sekolah ini merupakan sekolah terpilih khususnya di Kecamatan Samarinda Seberang yaitu SD Muhammadiyah 3 dan SD Islam Ar Rajwaa. Kepala sekolah dan guru merupakan ujung tombak dalam pelaksanaanya. Oleh karena itu, kepemimpinan kepala sekolah yang baik dan motivasi kerja guru yang tinggi sangat dibutuhkan dalam melaksanakan program sekolah penggerak ini agar bisa terlaksana dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap pelaksanaan program sekolah penggerak di SD Islam Se-Kecamatan Samarinda Seberang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket (kuisoner) dan dokumentasi. Uji keabsahan data yang digunakan yaitu uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti uji regresi linear berganda dan uji f. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh guru di SD Islam Ar-Rajwaa dan SD Muhammadiyah 3 Samarinda yang berjumlah 49 orang. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel adalah seluruh populasi yang berjumlah 49 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai nilai Fhitung > Ftabel yaitu 67,291 > 3,19 yang artinya Ha diterima yang menyatakan bahwa variabel X1 (kepemimpinan kepala sekolah) dan X2 (motivasi kerja guru) berpengaruh terhadap variabel Y (pelaksanaan program sekolah penggerak). Nilai rx1x2y yaitu 0,745 termasuk dalam interpretasi pada skala 0,700-0,900 artinya terdapat pengaruh yang “kuat”, sebesar 74,4%.
ANALYSIS OF SOCIO-CULTURAL CHANGE: THE CHALLENGES OF MULTICULTURAL AND RADICALISM IN ISLAMIC EDUCATION Agus Sukamto; Nanik Nurvayanti; Zamroni Zamroni
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 3, No 1 (2025): Three International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rapid social and cultural changes, particularly as a result of advances in information and communication technology, present various challenges for Islamic education. Islamic education must be able to adapt to multicultural dynamics without sacrificing the fundamental values of religious teachings. This study examines the challenges arising from the implementation of multicultural education in an Islamic context and the threat of radicalism that can disrupt social harmony. The research was conducted through a literature review that synthesized various current literature on multiculturalism, radicalism, and Islamic education. The results indicate that Islamic education plays a strategic role in instilling values of tolerance, moderation, and respect for cultural, religious, and ethnic diversity in pluralistic Indonesia. Furthermore, Islamic education serves as a primary bulwark in preventing radicalism through curriculum strengthening, teacher training, and family and community involvement. An inclusive and adaptive approach to the curriculum, along with cross-cultural and interfaith dialogue, are key to building a harmonious, peaceful, and just society. Deradicalization efforts through Islamic education need to be systematically and sustainably designed to foster a moderate and open generation.