Roozana Maria Ritonga
Program Studi Hospitality & Pariwisata, Universitas Bunda Mulia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Servicescape terhadap Revisit Intention di La Riviera Pantai Indah Kapuk 2 Winda Evelyn Cahyuni; Roozana Maria Ritonga
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i6.813

Abstract

Latar Belakang : Indonesia adalah salah satu negara yang membangun perekonomian dan citra negara nya melalui pariwisata. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Indonesia pun sudah melakukan berbagai program demi keberlangsungan dan kenaikan pariwisata di Indonesia sepertiĀ  penggunaan tagline wonderful Indonesia oleh kemenparekraf dengan berbagai video cinematic yang dipublikasikan secara internasional, pembuatan program wisata unggulan seperti 10 Bali baru, dan sebagainya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh servicescape terhadap revisit intention di La Riviera Pantai Indah Kapuk 2. Dalam mengukur servicescape terdapat 5 dimensi yakni facility aestheticss, layout, electric equipment, ambient condition, dan employee factor kepada variabel revisit intention terdapat 3 indikator yakni keinginan kembali, keinginan untuk mengajak, dan pilihan pertama. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner yang di sebar kepada 100 orang yang sudah pernah berkunjung ke La Riviera dan diolah menggunakan alat olah data SPSS 25. Hasil: Berdasarkan hasil akhir penelitian nantinya pihak pengelola harus mengembangkan aspek-aspek lainnya seperti atraksi atau produk wisata sehingga penerapan servicescape yang memadai dan memenuhi setiap dimensi sehingga dapat menciptakan pengunjung yang memiliki minat berkunjung kembali (revisit intention), karena tanpa adanya revisit intention, sebuah destinasi wisata secara perlahan bisa mati atau kehilangan posisi nya di masyarakat. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukan bahwa servicescape berpengaruh positif terhadap revisit intention di La Riviera Pantai Indah Kapuk 2. Dari 5 dimensi yang ada, diuji secara parsial (Uji T) dengan hasil dimensi layout dan employee factor berpengaruh secara positif sedangkan facility aestheticss, ambient condition, dan electronic equipment belum memberikan nilai positif terhadap revisit intention secara parsial.
Analisis Pengaruh Tourist Experience Terhadap Behavioral Intention Di Objek Wisata Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Praditha Vathari Trisna; Roozana Maria Ritonga
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i6.814

Abstract

Latar Belakang Objek wisata adalah sebuah tempat kunjungan bagi setiap pengunjung, dimana setiap objek wisata memiliki sumber daya alami atau buatan, contoh dari objek wisata seperti pantai, kebun binatang, pegunungan, kebudayaan khas dan lainnya. Tujuans: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tourist Experience (Pengalaman Pengunjung) yang terdiri dari dimensi Comfort, Educational, Hedonic, Novelty, Safety, Beauty terhadap Behavioral Intention (Niat Perilaku) yang dihasilkan oleh pengunjung setelah mengunjungi Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Metode: Metode di dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data didapatkan dari penyebaran kuesioner melalui Google Form dengan mengumpulkan sebanyak 100 responden yang pernah berkunjung ke Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Hasil kuesioner yang diperoleh diolah dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan uji Koefisien Determinasi 67,8% Behavioral Intention dipengaruhi oleh Comfort, Educational, Hedonic, Novelty, Safety, Beauty. Berdasarkan uji parsial (uji-t) menunjukkan Comfort, Hedonic, Safety, Beauty berpengaruh signifikan sementara Educational dan Novelty tidak berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention. Berdasarkan uji simultan (uji-f) secara keseluruhan maka Tourist Experience berpengaruh secara simultan terhadap Behavioral Intention. Kesimpulan: Berdasarkan uji statistik deskriptif mean penilaian dengan dimensi tertinggi yaitu pada dimensi Beauty dan terendah pada dimensi Comfort.