Pekerjaan yang rentan mengalami kecelakaan dan gangguan kesehatan kerja salah satunya yaitu petugas kebersihan. Mengenakan alat pelindung diri (APD) adalah bagian penting untuk mencegah petugas kebersihan dari penyakit yang diakibatkan oleh sampah. Pengangkut sampah rumah tangga merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit atau kecelakaan kerja. Salah satu cara yang dapat digunakan dengan memakai Alat pelindung diri (APD) untuk menghindari penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan kejadian penyakit kulit pada petugas kebersihan Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan deskriptif korelatif. Sampel dalam penelitian ini adalah petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Kota Banda Aceh dilakukan dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 235 orang dengan menyebarkan kuesioner pada sampel yang sesuai dengan kriteria. Peneliti melakukan uji content validity untuk memberikan penilaian pada pernyataan dengan melihat kesesuaian antara pernyataan yang sudah dibuat dengan yang akan diukur pada penelitian ini. Penelitian sudah melewati uji laik etik dengan no. 113008240620. Data dianalisis dengan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan penggunaan APD dengan kejadian penyakit kulit pada petugas kebersihan Kota Banda Aceh dengan p-value= 0,037. Disarankan kepada petugas kebersihan agar senantiasa selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) agar tidak terkena penyakit kulit dan penyakit lainnya.