Dyah Rivani
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Intradialytic Leg Exercise dan Kompres Hangat Menggunakan Warm Water Zak (WWZ) Terhadap Penurunan Kram Otot Pada Pasien Hemodialisis Sely Sulistyorini; Dyah Rivani; Esti Haryani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.777

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan gangguan fungsi ginjal kronis yang menjadi masalah kesehatan global. Salah satu terapi utama pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) adalah hemodialisis, namun prosedur ini sering menimbulkan keluhan, salah satunya kram otot yang dapat mengganggu kenyamanan pasien. Kram otot pada pasien hemodialisis umumnya terjadi akibat perubahan keseimbangan cairan dan elektrolit, serta penurunan perfusi jaringan otot selama proses dialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intradialytic leg exercise dan kompres hangat menggunakan Warm Water Zak (WWZ) dalam menurunkan kram otot pada pasien hemodialisis. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan dua responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Cramp Questionnaire Chart untuk menilai tingkat kram otot sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas kram otot pada kedua responden setelah pemberian intervensi, meskipun respons yang ditunjukkan berbeda. Intradialytic leg exercise membantu meningkatkan sirkulasi dan fungsi otot, sedangkan kompres hangat memberikan efek relaksasi dan meningkatkan kenyamanan. Selain itu, kondisi hemodinamik responden tetap stabil selama intervensi berlangsung. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi intradialytic leg exercise dan kompres hangat menggunakan Warm Water Zak (WWZ)efektif dalam menurunkan kram otot dan aman diterapkan sebagai intervensi nonfarmakologis pada pasien hemodialisis.
Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif dan Murottal Al-Qur’an dalam Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien Hemodialisa Azhara Rizki Gita; Dyah Rivani; Agus Rismanta
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.3196

Abstract

ABSTRAKPasien yang sudah lebih dari lima tahun menjalani hemodialisa mudah mengalami insomnia, hal ini dikarenakan prosedur hemodialisis dapat menimbulkan rasa nyeri pada ekstremitas sehingga pasien mengeluhkan sulit untuk tidur. Terapi komplementer yang dapat diberikan untuk masalah tersebut ialah terapi relaksasi otot progresif, terapi yang menggunakan 2 prosedur yang berbeda, seperti merileksasikan berbagai otot yang ada di dalam tubuh dengan menggabungkan latihan pernafasan. Murottal Al-Qur’an merupakan kolaborasi terapi relaksasi otot progresif dengan metode penyembuhan melalui bunyi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi relaksasi otot progresif dan murottal Al-Qur’an terhadap peningkatan kualitas tidur pada pasien hemodialisa. Penerapan terapi relaksasi otot progresif serta murottal Al-Qur’an dilakukan pada pasien hemodialisa dengan jumlah responden 1 orang dari tanggal 25 November hingga 30 November 2024. Terdapat perubahan pada skor PSQI dari sebelum intervensi skor 10 menjadi skor 4 setelah intervensi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan terapi relaksasi otot progresif dan murottal Al-Qur’an memberikan pengaruh positif pada kesejahteraan hidup pasien dengan gagal ginjal kronis yang mendapatkan perawatan hemodialisis, khususnya dalam aspek kualitas tidur.Kata Kunci: Murottal Al-Qur’an; terapi relaksasi otot progresif; kualitas tidur; pasien hemodialisa ABSTRACTInsomnia is easily experienced by hemodialysis patients for more than 5 years, because hemodialysis causes pain in the limbs so that patients complain of difficulty sleeping. Progressive muscle relaxation therapy uses 2 different procedures, such as relaxing various muscles in the body by combining breathing exercises. Murottal Al-Qur'an is a collaborative therapy of progressive muscle relaxation therapy with sound healing methods. This research aims to evaluate the effectiveness of progressive muscle relaxation therapy and murottal Al-Qur'an on the sleep quality of hemodialysis patients. Application of progressive muscle relaxation therapy and murottal Al-Qur'an on the sleep quality of hemodialysis patients with 1 respondent which was carried out from November 25 - November 30, 2024. There was a change in the PSQI score from before the intervention score of 10 to a score of 4 after the intervention. The findings of this study indicate that implementing progressive muscle relaxation therapy combined with murottal Al-Qur’an contributes positively enhances the well-being of individuals receiving hemodialysis for chronic kidney disease, particularly in terms of sleep quality.Keywords: Murottal Al-Qur’an; progressive muscle relaxation theraphy; sleep quality; hemodialysis patients