Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kelayakan Pada Usahatani Cabai Merah (Casium Annum L) di Desa Lubuk Cuik, Kabupaten Batu Bara Ari Azhari Sembiring
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.984 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi cabai merah di Desa Lubuk Cuik Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara, (2) Untuk mengetahui tingkat pendapatan usahatani cabai merah di Desa Lubuk Cuik Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara dan    (3)    Untuk    mengetahui    kelayakan    usahatani    cabai    merah    di    Desa     Lubuk     Cuik kecamatan Lima Puluh Kabupaten BatuBara. Adapun sampel yang digunakan sebanyak 33 orang petani cabai merah yang ada di Desa Lubuk Cuik Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara. Dalam penelitian ini digunakan metode regresi linear berganda untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi produksi cabai merah dengan variabel bebas yang digunakan adalah tenaga kerja (X1), pupuk (X2) dan pestisida (X3) dengan variabel terikat hasil produksi cabai merah (Y). Sedangkan untuk melihat tingkat pendapatan dan kelayakan usahatani cabai merah, digunakan metode analisis pendapatan dan metode analisis kelayakan. Hasil uji F yang telah dilakukan memperoleh hasil bahwa nilai Fhitung Ftabel yaitu 34,954 3,32 yang dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat. Hasil uji t diperoleh hasil bahwa hanya pupuk dan pestisida yang berpengaruh secara parsial terhadap hasil produksi cabai merah, sedangkan tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap hasil produksi cabai merah. Hasil uji koefesien determinasi diperoleh nilai adj.R2 sebesar 78,3%, yang dimana berarti sebanyak 73,8% hasil produksi cabai merah dapat dijelaskan oleh variabel tenaga kerja, pupuk dan pestisida. Hasil penelitian juga diperoleh bahwa total biaya 33 petani selama satu musim panen adalah Rp.724.558.083 dan penerimaan 33 petani selama satu musim panen adalah Rp.1.742.500.000 dari hasil penjualan cabai merah sebanyak 69.700 kg/musim dengan harga jual Rp.25.000/kg. Pendapatan yang diperoleh 33 petani selama satu musim panen adalah Rp.1.017.941.917. Hasil dari analisis kelayakan diperoleh nilai R/C sebesar 2,4 dan nilai B/C sebesar 1,4 yang berarti usaha ini layak dan menguntungkan untuk diusahakan.Kata Kunci: Kelayakan Usaha Tani, Lubuk Ciuk