Yohanes Baptista Baud Priambodo
Program Studi Fotografi, Fakultas Seni Media Rekam, Institut Seni Indonesia Yogyakarta Jalan Parangtritis Km. 6,5 Sewon, Bantul, DIY

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Potensi Desa Preuner Sriharjo, Imogiri, Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Melalui Desiminasi Literasi Visual Fotografi Yohanes Baptista Baud Priambodo; Raynald Alfian Yudisetyanto
Jurnal Pengabdian Seni Vol 4, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v4i1.9525

Abstract

Literasi visual dewasa ini memiliki peranan penting dalam pola pengembangan masyarakat. Desa Preuuer Sriharjo memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, baik dari sisi ekonomi kreatif masyarakat maupun wisata alamnya. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menambah literasi visual khususnya di bidang fotografi sehingga memberikan keterampilan tambahan bagi masyarakat desa, memberikan nilai tambahan produk atau jasa, dan meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode pengabdian yang diterapkan berupa ceramah, diskursi, praktik, dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya literasi visual masyarakat Desa Sriharjo khususnya di bidang fotografi.   Today's visual literacy has an important role in the pattern of community development. Sriharjo Village has economic potential that can be developed, both in terms of creative economy of the community and also tourism. The purpose of this activity is to increase visual literacy, especially in the field of photography so as to provide additional skills for village communities; provide additional value to products or services; and improve the economy of the people of Sriharjo Village, Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta. The methods applied by the authors were lecturing, discussions, practices, and evaluations. The result of this activity is an increase in the visual literacy of the people of Sriharjo Village, especially in the field of photography.
HAND-HELD CAMERA SEBAGAI REPRESENTASI “KEKACAUAN DAN KETIDAKPASTIAN” DALAM SERIAL TELEVISI SHŌGUN Ghalif Putra Sadewa; Yohanes Baptista Baud Priambodo
Sense: Journal of Film and Television Studies Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/sense.v9i1.17504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kamera hand-held dalam pembangunan karakter Toranaga pada serial televisi Shōgun, yang terdiri atas sepuluh episode dan tayang perdana pada 27 Februari 2024 di platform Disney + Hotstar. Serial ini berlatar masa akhir feodalisme Jepang. Fokus kajian terletak pada penerapan kamera hand-held sebagai strategi visual dalam membangun karakter Toranaga sepanjang episode. Pengaplikasian hand-held tampak dominan pada adegan-adegan krusial, seperti: pengasingan Toranaga, penyergapan, adu strategi, hingga kematian beberapa koleganya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi langsung pada serial televisi yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa pergerakan kamera hand-held ditemukan pada ketujuh episode dan berperan membentuk karakter Toranaga. Pergerakan kamera ini berkorelasi dengan konflik personal yang dialaminya, seperti pengkhianatan sesama Regen, kehilangan anak dan sekutunya, serta upayanya bangkit dari keterpurukan. Temuan ini menjadi alternatif pemanfaatan strategi visual hand-held dalam mendukung pembangunan karakter utama film atau serial televisi.