Meilia Rahmawati Kusumaningsih
Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang 50112, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Malnutrisi Menjadi Indikasi Anemia pada Remaja Putri : Literature Review: Malnutrition as an Indication of Anemia in Adolescent Girls : Literature Review Noveri Aisyaroh; Meilia Rahmawati Kusumaningsih; Rania Nadita Rahman
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3267

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia, remaja menghadapi tiga beban malnutrisi yakni kekurangan gizi, kelebihan gizi dan defisiensi mikronutrien. Sekitar seperempat remaja usia 13–18 tahun mengalami stunting, 9% remaja berusia 13–15 tahun kurus atau memiliki Indeks Massa Tubuh rendah, sementara 16% remaja lainnya kelebihan berat badan atau obesitas. Selain itu, seperempat remaja putri menderita anemia. Tujuan: Untuk mengkaji potensi dari malnutrisi menjadi anemia pada remaja putri. Metode: Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu literature review. Dalam mencari artikel dilakukan pencarian menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa inggris yang sesuai dengan topik pencarian, dilakukan dengan database antara lain Google Scholar dan PubMed dengan rentang waktu terbit pada tahun 2018 – 2022. Hasil: Penelusuran artikel penelitian didapatkan 13 artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Dari artikel tersebut bahwa baik kekurangan gizi, kelebihan gizi dan defisiensi mikronutrien memiliki potensi untuk terjadinya anemia terutama pada remaja putri yang dalam pemenuhan zat gizi makro dan mikronya tidak terpenuhi dengan baik. Kesimpulan: Pada hasil review ini dapat terlihat bahwa malnutrisi ini memiliki dampak yang serius terhadap kesehatan remaja baik masa sekarang dan yang akan datang terutama pada remaja putri. Oleh karena itu, perlu adanya upaya penanggulangan anemia pada remaja putri baik promotif maupun preventif.
Pemberian Aromaterapi Lemon dan Lavender terhadap Nyeri Dismenore pada Remaja : Literature Review: Giving Lemon and Lavender Aromatherapy on Dysmenorrhea Pain in Adolescents : Literature Review Meilia Rahmawati Kusumaningsih; Hidayatus Sakinah; Alfiah Rahmawati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4660

Abstract

Latar belakang: Dismenore merupakan suatu kondisi nyeri yang sangat kuat pada perut bagian bawah, namun bisa menjalar sampai ke bagian bawah punggung, panggul, pinggang, paha atas sampai ke betis, hal tersebut terjadi pada saat wanita sedang mengalami menstruasi. Aroma lemon (citrus) dan lavender (lavandula agustifolia) biasa digunakan dalam terapi komplementer aromaterapi, efek positif aromaterapi lemon dan lavender telah terbukti dapat mengurangi nyeri dan memberikam efek relaksasi atau menenangkan. Tujuan: Melakukan analisis literatur mengenai pengaruh pemberian aromaterapi lemon dan lavender terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea pada remaja. Metode: Artikel ini menggunakan metode Literature Review berdasarkan artikel penelitian terbaru yang terbit pada tahun 2019 sampai dengan 2023. Sumber database yang digunakan berbasis online antara lain PubMed dan Google Schoolar, yang berasal dari Indonesia maupun negara lain yang menggunakan bahasa Inggris sesuai dengan topik pencarian. Jumlah artikel yang direview dalam literature review ini berjumlah 10 artikel. Hasil: Penelusuran artikel penelitian didapatkan 10 artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Artikel yang didapatkan melputi 1 artikel internasional dan 9 artikel nasional. Dari artikel yang telah direview tersebut, dapat diketahui bahwa pemberian aromaterapi lemon dan lavender dapat menurunkan intensitas nyeri dismenore secara efektif. Kesimpulan: Dari hasil literature review dapat ditarik kesimpulan bahwa peran aromaterapi lemon dan aromaterapi lavender dapat berpengaruh terhadap penurunan nyeri dismenorea pada remaja, mayoritas remaja yang mengalami dismenore merasakan penurunan nyeri setelah diberikan aromaterapi lemon maupun aromaterapi lavender.