Wira Setio Andini
Fakultas Kesehatan, Universitas Mitra Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Penggunaan Alat Kontrasepsi dalam Rahim (AKDR) oleh Akseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Wira Setio Andini; Aila Karyus; Kodrat Pramudho; Endang Budiati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i4.1284

Abstract

Keputusan seseorang dalam menggunakan alat kontrasepsi dipengaruhi oleh 3 (tiga) faktor yaitu faktor predisposisi (struktur sosial, kepercayaan kesehatan, dan karakteristik demografi meliputi umur, pendidikan, pengetahuan), faktor pendukung (akses pelayanan kesehatan dan pemanfaatan asuransi kesehatan, dukungan sosial baik dari petugas kesehatan maupun dari keluarga. Untuk itu akseptor metode kontrasepsi jangka Panjang sangat berpengaruh dalam penggunaan alat kontrasepsi. Tujuan penelitian ini diketahui Determinan Penggunaan  Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) Oleh Akseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Di Kabupaten Lampung Selatan. Jenis penelitian yang digunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi adalah peserta KB aktif pada metode MKJP yang ada di Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 21.728 PUS peserta KB MKJP dengan sampel sebanyak 120 orang responden yang diambil secara simple random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang telah melalui uji coba. Analisis data secara univariat, bivariat dengan menggunakan uji chi square dan multivariat menggunakan uji regresi logistic ganda . Hasil penelitian diketahui bahwa tidak ada hubungan umur (p-value = 0,248), paritas (p-value = 1,000), akses pelayanan kesehatan (p-value = 0,703) dengan pemakainan alat kontrasepsi/AKDR di Kabupaten Lampung Selatan. Sedangkan variabel lain ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,000), pendidikan (p-value = 0,032), dukungan petugas kesehatan (p-value = 0,009), dukungan suami (p-value = 0,009), dan kebutuhan pribadi (p-value = 0,000) dengan pemakaian alat kontrasepsi/AKDR. Variabel kebutuhan pribadi merupakan faktor dominan dengan p-value = 0,000, OR = 8,670.