Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pimpinan dalam Mewujudkan Madrasah Berprestasi Studi Kasus Madrasah Aliyah Negeri Batam Khairina
EJM: Jurnal Pendidikan Madrasah Vol. 1 No. 1 (2022): Vol. 1, No. 1, 2022
Publisher : Perpustakaan MAN Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.843 KB)

Abstract

Madrasah secara istilah merupakan tempat belajar yang bersumber kepada Agama Islam. Sekolah madrasah terbagi kedalam beberapa tingkatan yaitu Mdrasah ibtidaiyah (SD), madrasah tsanawiyah (SMP), dan madrasah aliyah (SMA). Sebagai lembaga penyelenggara pendidikan tingkat atas, Madrasah aliyah merupakan salah satu penyelenggara pendidikan di tingkat menengah atas memiliki tugas untuk membuat pendidikan berkualitas. Dalam menyelenggarakan pendidikan pimpinan memliki peran dalam memajukan kegiatan belajar dang mengajar dan menyelenggarakan pendidikan berkualitas. Adapun peran pimpinan dalam menyelenggarakan pendidikan berkualitas antara lain; peningkatan mutu guru dan staf; Peningkatan kualitas Sarana Prasana; Penghargaan terhadap guru dan staf berprestasi. Kepala Madrasah yang bertindak sebagai pemimpin di sekolah harus dapat menjalankan tugas kepemimpinannya untuk meningkatkan mutu suatu sekolah/madrasah baik secara akademik maupun non akademik. Sekolah/madrasah akan berhasil jika kepemimpinan kepala sekolah dijalankan sesuai tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemegang kebijakan tertinggi di sekolah
Konsep Pendidikan Ikhwanus Shafa (Dasar Pemikiran Ikhwanus Shafa Dalam Pembelajaran di Zaman Now) Khairina
EJM: Jurnal Pendidikan Madrasah Vol. 1 No. 2 (2022): Vol. 1, No. 2, 2022
Publisher : Perpustakaan MAN Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.553 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas penerapan pemikiran Ikhwanus Shafa dalam pembelajaran di zaman now. Pendidikan dari masa ke masa mengalami perkembangan sesuai dengan tuntutan zaman. Berbicara mengenai pendidikan hal ini tidak akan terlepas dari peran, pendidik, peserta didik, kurikulum dan metode yang digunakan dalam proses pendidikan itu sendiri. Dalam mengoptimalkan fungsi masing-masing tentulah harus punya dasar dan konsep yang jelas dan dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran para filosof dan ulama generasi sebelumnya, diantaranya adalah Ikhwanus Shafa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kajian Pustaka dengan pendekatan kualitatif, dalam penelitian ini penulis dalam mengembangkan pengetahuan penelitian disamping dihadapkan lansung dengan data atau teks, juga dengan dukungan data di lapangan yang langsung penulis amati guna mendukung data studi Pustaka. Hasil dan pembahasan penelitian ini tentang konsep pemikiran Ikwanus Shafa tentang Pendidikan kalau kita kaitkan dengan pembelajaran di zaman sekarang sangatlah tepat, yakni pembelajaran dari konkrit ke abstrak, di zaman sekarang lebih dikenal dengan istilah Kontekstual.