Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Pemikiran Pendidikan Mahmud Yunus Sumiati
EJM: Jurnal Pendidikan Madrasah Vol. 1 No. 2 (2022): Vol. 1, No. 2, 2022
Publisher : Perpustakaan MAN Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.406 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia, demikian juga dengan persoalan-persoalan yang terjadi dalam dunia Pendidikan selalu menjadi diskursus yang menarik. Dunia pendidikan selalu berkembang searah dengan perkembangan zaman. Potret Pendidikan kita saat ini dipengaruhi oleh para pemikir dan tokoh Pendidikan kita di masa lalu. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemikiran Mahmud Yunus tentang Pendidikan Islam terkait dengan biografi, konsep pemeikiran Pendidikan dan karya-karya Mahmud Yunus. Karya tulis ilmiah ini ditulis dengan menggunakan metode studi kepustakaan atau library research dengan menggali pemikiran Pendidikan Mahmud Yunus pada masanya dalam dunia Pendidikan. Dalam penulisan karya ilmiah ini penulis menemukan bahwa menurut Mahmud Yunus Pendidikan bertujuan untuk menyelamatkan manusia baik di kehidupan dunia maupun kehidupan akhirat, lebih jauh beliau berfikiran bahwa pendidikan hendaklan integrated, artinya memadukan antara pembelajaran materi-materi umum dan materi-materi kegamaan supaya berjalan selaras, namun di atas segala hal ilmu agama menduduki tempat paling penting dalam kehidupan manusia. Karena dengan ilmu agamalah seseorang dapat dibimbing untuk berperilaku yang berhiaskan akhlakul karimah. Menurut Mahmud Yunus seorang pendidik haruslah memahami kondisi psikologi para muridnya, supaya dalam proses pembelajaran akan tercapai tujuan yang diinginkan. Seorang pendidik juga harus menggunakan berbagai macam metode, baik ceramah, diskusi, tanya jawab, ptaktik dan lain-lain untuk mendukung tercapainya pesan yang akan disamapaikan kepada peserta didik. Beliau juga merubah system pendidkan dari system sorogan ke system klasikal.