Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TENUN SONGKETMOTIF TRADISIONAL SINGENGU TEXTILE Abdul Rahman Suleman; Ahmad Syafii; Abdurrozzaq Hasibuan
Prosiding Seminar Nasional Teknik UISU (SEMNASTEK) SEMNASTEK UISU 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.483 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alternative strategi pengembangan usaha tenun songket motif  tradisional Singengu Textile. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini yaitu pemilik dan karyawan Singengu Textile. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur. Metode analisis data penelitian menggunakan metode analisis SWOT. Berdasarkan analisis lingkungan ekternal Singengu Textile diperoleh hasil perhitungan matriks EFE sebesar 2,5. Sedangkan dari hasil analisis lingkungan internal Singengu Textile diperoleh hasil perhitungan matriks IFE sebesar 2.6. Berdasarkan hasil analisis General Strategy Matrik diperolah bahwa Singengu Textile berada pada kuadran I yaitu berada pada strategi pertumbuhan agresif (growth oriented strategy). Sehingga alternative strategi yang tepat diterapkan adalah strategi penetresi pasar, pengembangan pasar, dan memelihara mutu produk dan meningkatkan pelayanan. Ketiga strategi ini dibagi menjadi lima yaitu meningkatkan promosi penjualan, membuat variasi harga, memelihara mutu produk dan meningkatkan pelayanan, menambah jenis produk, dan membuat segmentasi pasar baru
STRATEGI INOVASI PEMBANGUNAN DESA TERTINGGAL DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Suhela Putri Nasution; Abdurrozzaq Hasibuan
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v1i3.204

Abstract

Under Law No. 32 of 2004, a village is a unit of legal community with territorial boundaries that has the power to regulate and manage the interests of the local community in accordance with local origins and customs recognized and respected by the government system. Indonesia. This study was conducted to collect sufficient information on innovation strategies for underdeveloped village development in the era of industrial revolution 4.0. The method used in this study is a literature study that reviewed related journals to answer how innovative strategies for rural development are lagging behind in the era of Industrial Revolution 4.0. The results of this study suggest that the strategy for the development of vulnerable villages should be carried out in stages, calculations are required, and the assistance of all parties is required. All problems in each field must be developed in line with the changes in the era of Industrial Revolution 4.0. In addition to implementing innovation strategies, communities must balance this with computerization or digitization
IMPLEMENTASI RISET BISNIS PADA PENINGKATAN PELAYANAN PERUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN KONSUMEN Abdurrozzaq Hasibuan; Abdul Rahman Suleman
Buletin Utama Teknik Vol 13, No 2 (2018): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenal pelanggan sebaik mungkin mengetahui apa yang diinginkannya dan sejauh mana pelayanan yang telah diberikan sehingga muncul strategi perusahaan dalam peningkatan kualitas pelayanan yang mengarah pada reformasi bisnis di bidang industri jasa. Metode pendekatan yang digunakan adalah Dimensions of Service Quality (Zeithami, 1990). Pengambilan data dilakukan di dua kantor pelayanan yaitu Medan dan Pematang Siantar. Pengolahan data yang dilakukan adalah pembentukan segmen pelanggan berdasarkan besar tagihan (billing) dengan menggunakan metode K-Mean Cluster, pendefinisian profit pelanggan dengan menggunakan metode Crosstab, perhitungan tingkat harapan, persepsi layanan dan persepsi kualitas pelayanan dengan menggunakan Statistik Deskriptif, penentuan variabel-variabel yang diperbaiki dengan Customer. Windows. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah rekomendasi strategi reformasi bisnis yang mengarah pada prioritas peningkatan perbaikan variabel-variabel kualitas pelayanan yaitu surat kabar, beli kartu Hallo langsung kring, tepat jumlah tagihan, tepat waktu kirim tagihan, mudah menghubungi perusahaan, kejelasan kejernihan suara, brosur/majalah, mudah dapat info tagihan, bebas gangguan saat bicara dan menu fasilitas dalam handphone Medan sedangkan untuk P. Siantar, yang harus dibenahi adalah musik kantor, surat kabar, kejelasan kejernihan suara, luas ruangan, salam ketika bertemu dengan pelanggan, penataan ruangan, sebut nama pelanggan saat kontak, mudah menghubungi perusahaan, garansi kartu Halo, tepat waktu kirim tagihan, beli kartu Hallo langsung kring dan pilihan kalimat blocking.
Systematic Review: Paparan Debu Industri sebagai Faktor Risiko Gangguan Pernapasan pada Pekerja Arini Dwi Rahmadani; Raudhiyah Hasanah Rambe; Fatimah Az Zahra Lubis; Dinda Purnama Sari; Abdurrozzaq Hasibuan
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 4 No. 2 (2026): April : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v4i2.2210

Abstract

Industrial dust exposure is a hazardous work environment that can potentially cause respiratory problems in workers, particularly in industrial sectors with production activities that generate high levels of dust particles. This study aims to examine the relationship between industrial dust exposure and respiratory problems in workers through a systematic review. The method used was a qualitative descriptive literature study of scientific articles from 2021-2026 obtained through Google Scholar based on inclusion and exclusion criteria, then systematically analyzed. The results of the study indicate that most studies found a significant relationship between dust exposure and respiratory problems, especially in work environments with dust levels exceeding the threshold limit (TLV). Common symptoms include coughing, shortness of breath, phlegm production, and decreased lung function. In addition to dust levels, other factors such as duration of exposure, length of service, smoking habits, and the use of personal protective equipment (PPE) also play a role in increasing the risk. However, several studies showed insignificant results, which are suspected to be influenced by the use of proper PPE and an effective work environment control system. These findings confirm that dust exposure is a significant, multifactorial risk factor, necessitating comprehensive control efforts through a hierarchy of controls, environmental monitoring, and regular health checks to prevent long-term impacts on worker health.