Velika Elaine Kangnata
Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN MAHASISWA TERHADAP PENYAKIT LEPRA SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DENGAN MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI Velika Elaine Kangnata; Irene Dorthy Santoso
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14521

Abstract

Lepra ialah sebuah penyakit infeksi kronik, yang dikarenakan oleh Mycobacterium leprae, dapat menyerang semua usia. Basil dari Mycobacterium leprae menular lewat droplet yang keluar dari hidung dan mulut di saat kontak erat dengan penderita. Infeksi ini ditandai dengan bercak kemerahan, mati rasa, dan gangguan saraf. Penyakit Lepra ini dapat disembuhkan dengan terapi multidrug (multidrug theraphy), namun jika tidak teratasi maka dapat menyebabkan kerusakan progresif dan permanen pada kulit, saraf, ekstremitas, dan mata sehingga banyak penderita penyakit Lepra merasa dikucilkan oleh masyarakat sekitar. Tingkat pengetahuan yang baik dapat membantu mengurangi risiko peningkatan kejadian Lepra, salah satunya dengan melakukan penyuluhan. Tujuan studi ini yaitu mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah penyuluhan tentang penyakit Lepra dengan menggunakan video edukasi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumangara Angkatan 2021. Studi ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pre-test dan post-test. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2021 – Februari 2022 pada 118 responden. Pengumpulan data memakai kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan 5 responden (4,2%) berpengetahuan baik, 59 responden (50%) berpengetahuan cukup, dan 54 responden (45,7%) berpengetahuan kurang sebelum diberikan penyuluhan, sedangkan setelah penyuluhan sebanyak 98 responden (83,1%) berpengetahuan baik, 19 responden (16%) berpengetahuan cukup, dan 1 responden (0,8%) berpengetahuan kurang. Pada penelitian ini didapatkan perbedaan bermakna tentang pengetahuan Lepra sebelum dan setelah diberikan penyuluhan menggunakan video edukasi (p = 0,000).