Alfaniah Aufa Shidqi Al Widad
Program Studi Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN SEKSUALITAS TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU TENTANG SEKSUALITAS PADA SISWA/I SMP NEGERI 245 JAKARTA Alfaniah Aufa Shidqi Al Widad; Zita Atzmardina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan seksualitas terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang seksualitas pada siswa/i SMP Negeri 245 Jakarta. Penelitian observasional dengan desain analitik cross-sectional ini dengan menggunakan rumus analitik katagorik tidak berpasangan dan didapatkan 158 orang subjek penelitian dengan cara simple random sampling. Data dikumpulkan berupa identitas responden dan penilaian pendidikan seksualitas serta pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang seksualitas yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan disebarkan melalui daring. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian dari 158 sampel didapatkan sebanyak 51,9% siswa/i mendapatkan pendidikan seksualitas dan yang tidak mendapatkan pendidikan seksualitas sebanyak 48,1%. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan tidak terdapat pengaruh pendidikan seksualitas terhadap pengetahuan (p value = 0,23), sikap (p value = 0,351; PR = 0,809), dan perilaku (p value = 1; PR = 1,03). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada pengaruh pendidikan seksualitas terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang seksualitas pada siswa-siswi SMP Negeri 245 Jakarta. Meskipun tidak mendapatkan pendidikan seksualitas dari orang tua dan sekolah, tetapi ada era digital, informasi bisa didapatkan dengan lebih mudah. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti pengaruh pendidikan seksualitas sejak dini terhadap responden yang lebih beragam.