Tiara Melia sari
Program Studi D III Keperawatan, Kampus Universitas Pendidikan Indonesia Di Sumedang,Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PREVALENSI REMAJA PUTRI MENGENAI KEPUTIHAN NORMAL DAN ABNORMAL Tiara Melia sari; Diding Kelana Setiadi; Ayu Prameswari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15067

Abstract

Keputihan normal merupakan cairan yang keluar dari alat genitalia yang tidak berupa darah.Sedangkan keputihan abnormal ialah keluarnya cairan yang bukan berupa darah yang berbau,berwarna kehijauan,memunculkan rasa terbakar danjuga gatal pada area vagina. Keputihan yang abnormal sering dialami oleh remaja yang kadang-kadang dapat menimbulkan permasalahan bagi tiap individu yang bersangkutan, karena dampak yang ditumbulkan sangat luas bahkan bila tidak ditangani secara tepat dengan segera bisa memunculkan berbagai komplikasi penyakit infeksi kelamin, kemandulan dan resiko terjadinya kanker serviks. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan prevalensi remaja putri mengenai keputihan normal dan abnormal di SMAN 1 Cimalaka. Desain dalam penelitian ini adalah menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Teknik yang digunakan yaitu teknik classter random sampling . Dengan responden di SMAN 1 Cimalaka dengan jumlah sampel sebanyak 215 siswi. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan kusioener online melalui google form yang telah diuji validitas dan reabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang mempunyai pengetahuan baik sebanyak 168 responden dengan presentase (78%),pengetahuan cukup sebanyak 42 responden dengan presentase (20%) dan pengetahuan kurang 5 responden dengan presentase (2%). Diharapkan remaja putri dapat memiliki pengetahuan yang baik mengenai keputihan normal dan abnormal dengan cara menggali informasi dari tenaga kesehatan terdekat atau melalui media massa dan diharapkan pula dari pihak sekolah dapat meningkatkan program kesehatan sekolah utamanya kesehatan reproduksi pada remaja khususnya tentang perawatan genetalia.