isma oktad
Universitas Ibrahimy

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Minuman Jahe dan Kayu Manis untuk Menurunkan Nyeri Disminorea pada Remaja Usia 12-17 Tahun isma oktad; Miftahul Jannah; Mutiatur Rohmaniah
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2023
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v5i1.2231

Abstract

For women of reproductive age, the prevalence of menstruation discomfort ranges from 45 to 95 percent. While generally not harmful, this can be upsetting for women who experience it and can interfere with daily tasks while they are menstruating. This service's goal is to teach teenagers how to manufacture ginger and cinnamon drinks to treat dysmenorrhea. If teenagers can make the drinks themselves, cleanliness is ensured. Pre- and post-design training sessions with respondents/adolescents who experience dysmenorrhoea are used as the data collection strategy in this service. The outcomes of this community program demonstrated the importance of knowledge prior to socializing and training in herbal beverage preparation, with the average respondent increasing to 96.07% after receiving information regarding dysmenorrhea and instruction in herbal beverage preparation. ABSTRAK Nyeri haid merupakan masalah yang sering dihadapi oleh wanita karena sangat menganggu aktivitas. Salah satu pengobatan non farmakologi adalah dengan pemberiann terapi non farmakologi yaitu jahe dan kayu manis, dimana kedua tanaman tersebut dapat menekan rasa nyeri dan memblok prostaglandin sehingga dapat menurunkan nyeri saat menstruasi. Prevalensi nyeri menstruasi berkisar 45-95% di kalangan wanita usia produktif. Pada umumnya hal ini tidak berbahaya, namun seringkali dirasa mengganggu bagi wanita yang mengalaminya serta akan mengganggu aktivitas selama masa menstruasi tersebut. Tujuan dari pengabdian ini adalah membandingkan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan pembuatan pembuatan minuman jahe dan kayu manis yang sudah tercapai dilaksanakan. Metode pengambilan data dalam Pengabdian ini dilakukan denganĀ  pelatihan dengan metode pre and post desain pada /remaja yang mengalami disminorhea yaitu dilakukan pre dan post design dengan total peserta sebanyak 51 orang. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian masyarakat ini bahwa ada pengaruh pengetahuan disminorea sebelum dilakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan minuman herbal, dimana rata-rata responden mengalami peningkatan menjadi 96,07 % setelah diberikan pengetahuan tentang disminorea dan pelatihan pembuatan minuman herbal.