Fetty Chandra Wulandari
Institut Teknologi Bisnis Dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Tentang Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) pada Remaja di SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen Nur Sholichah; Fetty Chandra Wulandari; Meisya Tri Budiyarti
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2023
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v5i1.2295

Abstract

Some of the characteristics of adolescents that have the potential to cause KTD, namely identity crisis or the search for self-identity, so that environmental influences that are not good and lack of correct information cause problems including KTD. According to HastoWardoyo in Kompas (2020), the number of unwanted pregnancies in Indonesia is still high, reaching 17.5%, meaning that 100 pregnant people today have experienced KTD of 17. Unwanted pregnancies contribute to the emergence of growth failure or stunting problems. This health education aims to make teenagers more capable of being responsible for themselves in dealing with conditions so they don't have free sex which results in unwanted pregnancies at SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen by organizing Health Education About Unwanted Pregnancy (KTD) for Adolescents at SMK Taruna Abdi Kebumen people. In its implementation, SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen submitted an application to the Bhakti Putra Bangsa Indonesia Institute of Business and Health Technology to become a speaker and at the same time as a resource person at the event. There are 2 implementation methods used, namely the solutions offered and the mechanism for implementing activities which consist of 4 (four) stages, namely: planning, action, observation and evaluation, and reflection. The results of the pre test showed that 1 teenager (4%) answered 4 questions correctly and 2 teenagers (8%) answered 9 questions correctly and the post test results showed 2 teenagers (8%) answered 8 questions correctly and 18 teenagers (72%) ) answered the questions correctly 10 questions. The conclusion of this activity is increasing student knowledge at SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen about Unwanted Pregnancy (KTD) ABSTRAK Beberapa karakteristik remaja yang berpotensi menyebabkan KTD yaitu krisis identitas atau pencarian identitas diri, sehingga pengaruh lingkungan yang tidak baik dan kurangnya informasi yang benar menyebabkan permasaahan termasuk KTD. Menurut HastoWardoyo dalam kompas (2020), jumlah kehamilan tidak diinginkan di indonesia masih tinggi yaitu mencapai 17, 5% artinya 100 orang hamil hari ini yang mengaami KTD sebanyak 17, kehamilan tidak diinginkan berkontribusi pada munculnya masalah gagal pertumbuhan atau stunting. Pendidikan kesehatan ini bertujuan agar remaja lebih mampu bertanggung jawab terhadap dirinya dalam menghadapi kondisi agar tidak melakukan seks bebas yang berakibat pada kehamilan tidak Diinginkan di SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen dengan cara  menyelenggarakan Pendidikan Kesehatan Tentang Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) Pada Remaja di SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen. Dalam pelaksanaanya SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen mengajukan permohonan pada Institut Teknologi Bisnis Dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia untuk menjadi pembicara dan sekaligus sebagai narasumber dalam acara tersebut. Metode pelaksanakan yang digunkaan ada 2 yaitu solusi yang ditawarkan dan mekanisme pelaksanaan kegiatan yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu: perencanaan,tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil kegiatan pre test menunjukkan 1 remaja (4%) menjawab pertanyaan benar 4 soal dan 2 remaja (8%) menjawab pertanyaan benar 9 soal  dan hasil post test menunjukkan 2 remaja (8%) menjawab pertanyaan benar 8 soal dan 18 remaja (72%) menjawab pertanyaan benar 10 soal. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan siswa di SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen tentang Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD)
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG INFEKSI TORCH DI UPT PUSKESMAS CANGKREP KECAMATAN PURWOREJO Fetty Chandra Wulandari; Nur Sholichah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.197

Abstract

Angka kematian ibu dan anak di Indonesia dipengaruhi oleh adanya infeksi. TORCH adalah salah satu kemungkinan penyakit yang berhubungan dengan kehamilan. Sekitar 40% ibu hamil terkena infeksi TORCH, yang dapat menyebabkan infeksi neonatal. Menurut informasi yang dihimpun dari serangkaian wawancara yang dilakukan dengan sembilan ibu hamil di UPT Puskesmas Cangkrep, enam ibu tidak mengetahui sama sekali tentang virus TORCH. Rancangan penelitian penelitian ini—survei deskriptif dengan menggunakan sampel cross-sectional—adalah unik. Metode pengambilan sampel mengandalkan pemilihan secara acak sebanyak 31 orang. Penelitian ini akan dilakukan pada bulan Juni 2020. Penelitian ini hanya menggunakan analisis univariat. Penelitian ini memberikan bukti pengetahuan ibu hamil tentang infeksi TORCH. Responden dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok yang memberikan tanggapan positif (7 orang atau 22,6%), kelompok yang memberikan tanggapan netral (15 orang atau 48,4%), dan kelompok yang memberikan tanggapan negatif (9 orang atau 29,0%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil tentang infeksi TORCH di Puskesmas Cangkrep Desa Purworejo adalah cukup (48,4%).