Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kegawatdaruratan dalam Kehamilan di RSU Budi Kemuliaan fitriaendah fitriaendah; Nurika Rahma; Shinta Fauziah
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2023
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v5i1.2321

Abstract

Obstetric and neonatal emergency is conditions that can threaten a person's life, this can occur during pregnancy, during birth and even during pregnancy. There are so many diseases and disorders during pregnancy that can threaten the safety of the mother and the baby to be born. This emergency must be treated immediately, because if it is slow in handling it will cause death in the mother and newborn. The incidence of maternal mortality and morbidity is still a very important health problem faced in developing countries. to increase the knowledge of pregnant women in carrying out early detection of the condition of their pregnancy. carried out with lectures and questions and answers and conducting a post test at the end of the activity, this activity was carried out Tuesday, December 28, 2022 for 2 hours and the venue was at the Budi Kemuliaan General Hospital in the polyclinic section and was attended by 22 pregnant women. Most of the gestational ages were in the second trimester of pregnancy (63%), most of the pregnant women had good knowledge about emergency pregnancies (77%), the education of pregnant women was mostly highly educated, i.e. bachelor degree (90%) and was that the majority of pregnant women could answer each question orally properly   ABSTRAK                 Kegawatdaruratan obstetri dan neonatal merupakan suatu kondisi yang dapat mengancam jiwa seseorang, hal ini dapat terjadi selama kehamilan, ketika kelahiran bahkan saat hamil. Sangat banyak sekali penyakit serta gangguan selama kehamilan yang bisa mengancam keselamatan ibu maupun bayi yang akan dilahirkan. Kegawatan tersebut harus segera ditangani, karena jika lambat dalam menangani akan menyebabkan kematian pada ibu dan bayi baru lahir. Kejadian kematian dan kesakitan ibu masih merupakan masalah kesehatan yang sangat penting yang dihadapi di Negara-negara berkembang. meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam melakukan deteksi dini terhadap kondisi kehamilannya. dilakukan dengan ceramah dan tanya jawab dan melakukan post tes di akhir kegiatan. Kegiatan ini dilakukan selasa, 28 Desember 2022 selama 2 jam dan tempat pelaksanaan di RSU Budi Kemuliaan bagian poliklinik serta dihadiri oleh 22 ibu hamil. Usia kehamilan paling banyak pada kehamilan trimester II (63%), Sebagian besar ibu hamil berpengetahuan baik mengenai kegawatdaruratan ada kehamilan (77%), Pendidikan ibu hamil sebagian besar berpendidikan tinggi yaitu sarjana (90%) sebagian besar ibu hamil dapat menjawab setiap pertanyaan secara lisan dengan baik
ANALISIS LUARAN BAYI BARU LAHIR DARI IBU TERKONFIRMASI COVID-19 DI RS BUDI KEMULIAAN PERIODE JUNI – JULI 2021 Nurika Rahma
JURNAL KEBIDANAN Vol 12 No 1 (2023): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35890/jkdh.v12i1.271

Abstract

Latar Belakang. Pada bulan Desember 2019, di Wuhan (Hubei) Tiongkok mewabah virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Pada bulan Maret 2020 WHO mengumumkan Covid-19 sebagai pandemic, terdapat 634.835 kasus dan 33.106 kematian di seluruh dunia. Indonesia ditetapkan 1.528 kasus dan 136 kematian. Studi kohort oleh Christine, et al menyatakan dari 106 BBL yang lahir dari ibu terkonfirmasi COVID-19, seluruh BBL menjalankan tes PCR pada 24 jam hari pertama kelahiran (HPK) dan 5-7 HPK, tidak ada satupun bayi yang terkonfirmasi COVID-19. Literature review oleh Chahya, dkk 13 artikel menyimpulkan penularan ibu ke janin dari COVID-19 tidak terdeteksi pada sebagian besar kasus yang dilaporkan. Pada Studi Breslin dkk mengevaluasi periode 2 minggu awal infeksi SARS-CoV-2 pada ibu hamil menunjukkan bahwa tidak ada bukti penularan vertikal setelah melahirkan. Dalam studi pendahuluan yang dilakukan di RSU Budi Kemuliaan pada bulan Juni 2021 dari 41 BBL yang lahir dari ibu terkonfirmasi Covid-19, sebanyak 6 BBL (15%) diantaranya terkonfirmasi Covid-19. Penyebaran SARS-CoV-2 yang terus berlanjut menjadikan perhatian yang sangat penting pada penyebaran oleh ibu hamil, ibu bersalin ke bayi baru lahir. Tujuan. Mengetahui gambaran karakteristik ibu bersalin yang terkonfirmasi Covid-19 dan menganalisis luaran bayi baru lahir dari ibu terkonfirmasi Covid-19 di RS Budi Kemuliaan periode Juni – Juli 2021. Metode. Pada penelitian ini rancangan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan cross sectional dengan jumlah sampel 113 Ibu dan bayi baru lahir. Hasil. Menunjukkan bahwa usia kehamilan ibu bersalin yang terkonfirmasi Covid-19 dari 113 responden terbanyak pada usia aterm yaitu sebanyak 91 (80,5%), dari cara melahirkan terbanyak dengan Sectio Caesarea (SC) yaitu 62 (54,9%), hasil PCR bayi baru lahir terbanyak dengan hasil negative yaitu 103 (91,2%), Apgar score terbanyak pada hasil normal yaitu 95 (84,1%), berat badan bayi terbanyak pada berat normal (2500 – 4000 gram) yaitu sebanyak 95 (84,1%), gejala klinis bayi terbanyak tidak sesak yaitu 92 (81,4%), hasil radiologi terbanyak tidak mengalami pneumonia yaitu sebanyak 109 (96,5%), ruang rawat terbanyak di ruang perina covid yaitu 94 (83,2%), dan lama rawat terbanyak dalam kurun waktu 3 hari yaitu 71 (62,8%)