Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Reading Aloud dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Materi Pendidikan Agama Islam di SD Negeri Pinjan Kecamatan Tolitoli Utara : Reading Aloud Learning Strategies in Improving Students' Understanding of Islamic Religious Education Materials at Pinjan Public Elementary School, North Tolitoli District Muhammad Rizal Masdul; Muhammad Reissyaf; Kuliawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i5.3588

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi pembelajaran reading aloud dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi pendidikan agama islam di SD Negeri Pinjan Untuk mengetahui implementasi pembelajaran reading aloud dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi pendidikan agama islam di SD Negeri Pinjan Kecamatan Tolitoli Utara. Strategi Pembelajaran Reading Aloud Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa, Untuk mengungkapkan data yang akurat, penulis menggunakan metode kualitatif dengan pengambilan data melalui data primer dan data sekunder. Adapun Prosedur pengumpulan data yakni melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta data yang diperoleh melalui buku-buku referensi Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pembelajaran Reading Aloud Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Pendidikan Agama Islam Di SD Negeri Pinjan Kecamatan Tolitoli Utara. Tahap persiapan berkaitan dengan mempersiapkan siswa untuk menerima pelajaran, Tahapan Penyajian penyampaian materi pelajaran sesuai dengan persiapan yang telah dilakukan. Langkah korelasi adalah langkah menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman siswa atau dengan hal-hal yang lain yang memungkinkan siswa dapat menangkap keterkaitannya dalam struktur pengetahuan yang dimilikinya. Implementasi Pembelajaran Reading Aloud Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa di SDN Pinjan dapat di katakan dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi PAI hal ini terbukti dari nilai siswa sebelum di terapkan strategi reading aloud pada materi PAI di peroleh nilai yang baik dengan kualifikasi kan dengan kategori cukup, Namun setelah di terapkan strategi reading aloud pada materi PAI di peroleh nilai sangat baik yang berarti baik.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Nilai Karakter Pada Peserta Didik Di SMPN 7 Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala: The Role of Islamic Religious Education Teachers in Forming Character Values in Students at SMPN 7 Balaesang Tanjung, Donggala Regency Eko Purwanto; Darmawati; Muhammad Reissyaf
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10277

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru pendidikan agama Islam dalam membentuk nilai karakter pada peserta didik di SMPN 7 Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala dan mengetahui hambatan yang didapatkan serta solusi yang diberikan terhadap guru pendidikan agama Islam dalam membentuk nilai karakter pada peserta didik di SMPN 7 Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala. Jenis penelitian kualitatif atau penelitian lapangan, terdiri atas lokasi penelitian, kehadiran peneliti, data dan sumber data, teknik pengumpulan data, teknik ananlisis data, dan pengecekan keabsahan data. Penelitian kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. sehingga peneliti mengumpulkan tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membentuk nilai karakter pada peserta didik adalah mengacu pada nilai-nilai dasar yang terdapat dalam agama Islam yang bersumber dari keteladanan Rasulullah Saw berdasarkan sikap dan perilaku sehari-hari beliau, yakni shiddîq (jujur), amânah (dipercaya), tablîgh (menyampaikan dengan transparan), dan fathânah (cerdas) yaitu membentuk karakter religius peserta didik seperti watak, tabiat, akhlak atau kepribadian yang sejalan dengan internalisasi dari berbagai kebijakan yang berlandaskan pada ajaran agama Islam. 2). Hambatannya adalah ketidakmauan peserta didik untuk belajar, kurangnya minat dari peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran yang bersifat pendidikan dan nilai karakter peserta didik hal itu dikarenakan adanya pengaruh secara internal dan eksternal seperti kemalasan, jenuh, bosan dll. Solusinya yaitu guru pendidikan agama Islam berupaya untuk lebih meningkatkan kemampuan secara individual dan berusaha untuk menggunakan berbagai macam metode atau model dalam pembelajaran agar peserta didik bisa memahami materi pembelajaran khususnya tentang pendidikan dalam membentuk nilai karakter pada peserta didik dengan baik.