Luthfi Ulfa Ni’amah
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Wacana Kritis Konten Youtube Caknun.com pada Playlist Jurnal Medsos dan Rahmatan Lil’alamin Romeli; Luthfi Ulfa Ni’amah
El Madani : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 4 No. 01 (2023): El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Dakwah Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53678/elmadani.v4i01.1173

Abstract

Penelitian ini berusaha menjelaskan tentang pesan dakwah Cak Nun terkait dengan media sosial. Pendekatan yang digunakan yaitu teori analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk yang menguraikan tiga tingkatakan yaitu ada isi teks, kognisi sosial serta konteks sosial. Hasil penelitian menerangkan bahwa Cak Nun mengajak seluruh masayarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan dapat menggunakan media sosial dengan baik untuk menumbuhkan rahmat bagi seluruh umat manusia. Hal ini dimulai dari diri sendiri menerapkan perilaku atau sikap tanggung jawab dan penuh kesadaran dalam menggunakannya sehingga dapat menyebar manfaat bagi sesamanya. Media sosial sangat bisa memengaruhi manusia untuk memperoleh asupan pikiran tentang keagamaan lewat konten dakwah yang ada di media sosial. Dengan hal ini pemanfaatan media sosial untuk kebaikan dapat menjadikan salah satu alat untuk berlomba-lomba dalam hal kebaikan supaya terciptanya masyarakat yang rukun serta salah satu wujud untuk menciptakan perdamaian dunia.
Da'wah communication approach to prisoners: The case of Detention Center II B Nganjuk Rachmanda Lestarini; Luthfi Ulfa Ni’amah
Islamic Communication Journal Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/icj.2023.8.1.15155

Abstract

Da'wah to prisoners requires the right strategic approach. This study aims to find out how da'wah communication strategies are used by da'i in carrying out da'wah among Nganjuk prisoners. The research method used is observation and interviews as well as Miles and Huberman analysis. Research informants were the head of the Nganjuk remand center, lecturers at the detention center, and the prisoners themselves. The results of this study indicate that preachers who are given assignments in detention centers have adequate scientific competence, so that da'wah is in accordance with the mad'u faced (narapida). The majority of inmates in detention centers are those caught in drugs. The average drug case is a teenager. The challenge faced by preachers is the lack of role for prisoners in participating in da'wah activities in detention centers. This is because the inmates' memory has been drained by sedatives. Efforts made by the IIB Nganjuk detention center in implementing da'wah communication within the prisoner's environment are by applying bil lisan (oral da'wah) approach through lectures/recitations, bil qalam through religious books, and bil hal by giving direct examples to inmates. In addition, the most important thing is that the preachers try to understand the psychology or tendencies of each prisoner and not look down on them. This study contributes to the development of da'wah models for groups that are considered marginal. ***Dakwah pada narapidana memerlukan pendekatan strategi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi dakwah yang digunakan da’i dalam melakukan dakwah di kalangan narapidana Nganjuk. Metode penelitian yang dipakai ialah observasi dan wawancara serta analisis Miless and Huberman. Informan penelitian ialah kepala rutan Nganjuk, penceramah di rutan, dan narapidana sendiri. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya da’i yang diberikan tugas di Rutan memiliki kompotensi keilmuwan yang memadai, sehingga dakwah menjadi sesuai dengan mad’u yang dihadapi (narapida). Mayoritas narapidana di Rutan ialah mereka yang terjerat narkoba. Rata-rata yang berkasus narkoba ialah manusia yang berusia remaja. Tantangan yang dihadapi da'i adalah kurangnya peran napi dalam mengikuti kegiatan dakwah di rutan. Pasalnya, daya ingat para napi sudah terkuras oleh obat penenang. Upaya yang dilakukan oleh rumah tahanan IIB Nganjuk dalam implementasi komunikasi dakwah di lingkungan narapidana adalah dengan menerapkan pendekatan dakwah bil lisan melalui ceramah/pengajian, bil qalam melalui buku-buku agama, dan bil hal dengan memberikan contoh teladan langsung kepada narapidana. Di samping itu, yang terpenting adalah para da’i berusaha memahami psikologi atau kecenderungan masing-masing narapidana serta tidak memandang mereka rendah. Kajian ini berkontribusi bagi pengembangan model dakwah pada kalangan yang dianggap marjinal.
Analisis Wacana Kritis Konten Youtube Caknun.com pada Playlist Jurnal Medsos dan Rahmatan Lil’alamin Romeli; Luthfi Ulfa Ni’amah
El Madani : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 4 No. 01 (2023): El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Dakwah Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53678/elmadani.v4i01.1191

Abstract

This study seeks to explain Cak Nun's da'wah messages related to social media. The approach used is the theory of critical discourse analysis modeled by Teun A. van Dijk which describes three levels, namely text content, social cognition, and social context. The results of the study explain that Cak Nun invites all people to be wise in using social media and to be able to use social media properly to foster grace for all mankind. This starts with self-applied behavior or attitude of responsibility and awareness in using it so that it can spread benefits to others. Social media can greatly influence humans to obtain thoughts about religion through da'wah content on social media. With this, the use of social media for good can make it one of the tools to compete in terms of goodness to create a harmonious society and one form of creating world peace.